Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, turut mencermati eskalasi global yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi rantai pasok industri otomotif dunia. Ketegangan tersebut juga memicu kekhawatiran terhadap jalur logistik global, termasuk setelah Selat Hormuz ditutup. Mengingat, jalur pelayaran strategis ini dikenal sebagai salah satu rute utama distribusi energi dan perdagangan internasional. Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, memastikan hingga kini perusahaan belum melihat adanya gangguan langsung terhadap pasokan komponen maupun operasional bisnis. Kunjungan ke pabrik VinFast di Vietnam “Saat ini kami belum bisa mengonfirmasi. Tapi peluang segala kemungkinan itu pasti ada. Eskalasi global, kondisi supply chain apakah terganggu, per saat ini belum ada istilahnya gangguan,” ujar Kariyanto dalam gelaran VinFast MoU Signing & Iftar Gathering di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Meski begitu, ia mengakui bahwa perkembangan konflik masih sulit diprediksi. Jika eskalasi terus berlanjut, potensi dampak terhadap rantai pasok global tetap perlu diantisipasi. “Tapi ke depannya eskalasi kita juga belum bisa memperkirakan apakah cooling down atau semakin memanas. Tapi tentu kita akan closely monitor,” kata dia. Kariyanto juga menyinggung kemungkinan dampak lain seperti kenaikan biaya produksi yang pada akhirnya bisa memengaruhi harga kendaraan. Namun hingga saat ini, perusahaan belum dapat memastikan akan ada penyesuaian harga. “Peluang segala kemungkinan itu pasti ada,” ujar Kariyanto. Vinfast Limo Green di IIMS 2026 Menurut dia, situasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya memperkuat rantai pasok lokal. Dengan meningkatkan keterlibatan pemasok domestik, industri otomotif dinilai bisa lebih tahan terhadap gangguan logistik global. “Kita juga melihat pentingnya local supply chain, jadi kita akan terus monitor. Kita berharap semua kondisinya segera cooling down, stabil lagi, jadi kita bisa berbisnis seperti sebelumnya,” kata Kariyanto. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang