Tim Honda Asia bersiap menghadapi putaran ke-14 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, akhir pekan ini. Dua pebalapnya, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani, bertekad bangkit setelah meraih hasil kurang memuaskan pada Moto3 Aragon. Veda hanya mampu finis di posisi ke-20, sedangkan Mitani menyelesaikan balapan di urutan ke-23. Hasil tersebut membuat keduanya ingin segera melupakan akhir pekan yang sulit di MotorLand Aragón dan kembali mendapatkan momentum di Moto3 San Marino. Karakter Sirkuit Misano Sirkuit Misano Adriatico yang berada tidak jauh dari Kota Rimini memiliki karakter yang cukup teknis. Sirkuit tersebut dibangun pada 1972 dan telah mengalami sejumlah perubahan sepanjang sejarahnya. Veda Ega Pratama saat beraksi di Moto3 Aragon 2026 Misano kembali masuk kalender MotoGP pada 2007. Lintasan ini tergolong pendek, tetapi memiliki kombinasi tikungan berkecepatan tinggi, bagian yang lebih sempit, serta sejumlah perubahan arah. Persaingan di Misano juga diperkirakan berlangsung ketat. Selisih waktu antarputaran yang tipis membuat peningkatan sekecil apa pun dapat berpengaruh terhadap posisi pebalap. Karena itu, sesi latihan pertama pada Jumat menjadi kesempatan penting bagi Veda dan Mitani untuk menemukan setelan motor yang sesuai sekaligus membangun kecepatan sejak awal akhir pekan. Veda Ingin Segera Bangkit Veda mengatakan dirinya sudah tidak sabar untuk kembali turun lintasan di Misano. Pebalap asal Indonesia itu juga termotivasi untuk menunjukkan performa yang lebih baik setelah hasil kurang maksimal di Aragon. Veda Ega Pratama "Aragon adalah akhir pekan yang sulit bagi kami, jadi sekarang kami harus melupakannya dan fokus pada peningkatan dari sesi pertama," ujar Veda, dalam keterangan resminya. Menurut Veda, tim harus bekerja keras dan memanfaatkan seluruh sesi yang tersedia untuk mendapatkan performa terbaik dari motor Honda. "Saya tahu kami harus bekerja keras dan memanfaatkan setiap sesi sebaik mungkin. Tujuannya adalah untuk membangun perasaan yang baik dengan motornya, menemukan kecepatan dengan cepat dan menempatkan diri kita pada posisi yang lebih kuat untuk balapan," kata Veda.