PT Toyota-Astra Motor (TAM) memberikan respons terkait bencana banjir bandang yang saat ini masih melanda Aceh. Banjir dan longsor telah menimpa sejumlah kabupaten/kota, menyebabkan kerusakan pada rumah, fasilitas umum, dan kendaraan milik masyarakat. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya program bantuan dari pabrikan. Berdasarkan data terakhir, bencana hidrometeorologi ini telah berdampak pada sekitar 33.817 kepala keluarga atau hampir 120.000 jiwa, dengan 20.759 orang mengungsi. Setidaknya 16 kabupaten/kota di Aceh masih terdampak, dan beberapa daerah menetapkan status darurat. Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), menyampaikan bahwa Toyota turut berduka atas musibah yang sedang terjadi dan kini tengah mengumpulkan informasi terkait kondisi di lapangan. “Kami segenap PT Toyota-Astra Motor turut bersimpati akan kejadian yang menimpa saudara kita di Aceh dan sekitarnya beberapa hari belakangan,” ujar Ernando kepada Kompas.com, Kamis (27/11/2025). Banjir merendam lintas nasional di Desa Keude Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Rabu (26/11/2025). Ia menjelaskan, jaringan diler resmi Toyota di Aceh dan daerah terdampak lainnya saat ini sedang melakukan pemantauan serta asesmen terhadap tingkat kerusakan akibat banjir. Proses pendataan tersebut menjadi dasar penting untuk menentukan langkah lanjutan dari perusahaan. “Melalui jaringan diler resmi Toyota di daerah terdampak, saat ini kami sedang melakukan pemantauan dan asesmen terkait tingkat kerusakan dari bencana alam yang sedang terjadi. Data ini kemudian akan menjadi basis Toyota untuk menentukan apa yang bisa kami lakukan untuk meringankan beban seluruh pihak yang terdampak, baik pada aspek mobilitas maupun kemanusiaan,” kata Ernando. Dengan demikian, Toyota belum mengumumkan program khusus seperti servis gratis, diskon perbaikan, atau bantuan mobilitas lainnya. Namun, evaluasi yang sedang berlangsung membuka peluang bagi kehadiran program CSR yang menyasar konsumen maupun masyarakat di wilayah bencana. Berbagai merek otomotif di Indonesia sebelumnya juga pernah menghadirkan program bantuan pascabencana, terutama saat terjadi banjir besar atau bencana alam lainnya. Oleh karena itu, langkah Toyota saat ini menjadi perhatian bagi pemilik kendaraan di Aceh. Toyota menegaskan bahwa informasi mengenai langkah konkret akan disampaikan setelah asesmen di lapangan rampung. Untuk sementara, pemilik kendaraan yang terdampak dianjurkan untuk berkoordinasi dengan diler resmi terdekat guna mendapatkan pendampingan awal terkait kondisi kendaraan mereka. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang