Toyota Fortuner generasi lama kembali banyak dilirik di pasar mobil bekas. Meski sudah berusia lebih dari satu dekade, SUV ladder frame ini masih diminati konsumen yang mencari kendaraan tangguh dengan harga relatif terjangkau. Andi, pemilik showroom Jordy Motor di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, mengatakan permintaan Fortuner diesel keluaran lama justru cukup stabil dalam beberapa waktu terakhir. Harga Toyota Fortuner diesel tahun 2012 “Fortuner, tapi yang model lama, yang tahun 2000 berapa itu, 2015. Maksudnya yang keluaran 2012 sampai 2015. Nah, itu oke,” ujarnya kepada Kompas.com, akhir pekan lalu. Alasan khusus mengapa Fortuner generasi tersebut banyak dicari karena dianggap bisa minum solar jelek. Varian diesel (2.5 G/VNT) populer karena ketangguhan mesin 2KD-FTV, “Penggemarnya ya karena mungkin katanya masih bisa pakai solar kualitas rendah. Itu sih alasannya. Alasan klasiknya memang itu,” ujarnya. Di sejumlah platform jual beli mobil bekas daring, harga Fortuner tahun 2012 masih berada di kisaran Rp 215 juta hingga Rp 230 jutaan, tergantung kondisi dan riwayat pemakaian. Toyota Fortuner tahun 2011. Sementara itu, untuk keluaran 2015, banderolnya lebih tinggi, mulai Rp 230 jutaan sampai Rp 270 jutaan, juga bergantung pada kondisi kendaraan, tipe, serta kelengkapan dokumen. Dengan harga yang sudah turun dari kondisi baru, Fortuner era ini dinilai masih menawarkan kombinasi antara tampilan gagah, mesin relatif bandel, serta biaya perawatan yang cukup terjangkau. Sebagai informasi, Toyota Fortuner pertama kali meluncur di Indonesia pada 2005. Model tahun 2012 hingga 2015 merupakan Fortuner generasi pertama versi facelift kedua, sebelum akhirnya berganti ke generasi kedua pada 2016. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang