Mobil-mobil Toyota bergaya JDM di Daikoku, Tokyo, Jepang. Japanese Domestic Market atau JDM telah lama menjadi simbol eksklusivitas dan keunggulan otomotif asal Jepang. Istilah ini merujuk pada kendaraan yang dibuat khusus untuk pasar domestik Jepang, lengkap dengan regulasi, fitur, dan desain yang berbeda dibandingkan versi ekspor. Lebih dari sekadar label made in Japan, JDM telah berkembang menjadi budaya otomotif yang sarat nilai, gaya hidup, dan warisan teknis yang dikagumi dunia.Salah satu pilar utama dalam sejarah JDM adalah Toyota. Pabrikan asal Aichi ini tidak hanya melahirkan mobil-mobil tangguh, tapi juga membentuk citra JDM sebagai perpaduan antara performa, inovasi, dan karakter unik. “Kenapa saya pilih Toyota GR86, karena mobil ini macho dan kencang,” ujar salah saeorang pemilik mobil JDM, Fumiya ketika dijumpai VIVA Otomotif di Daikoku, Tokyo, Kamis 30 Oktober 2025. Toyota GR 86 milik warga Jepang, Fumiya Legenda JDM Toyota dimulai dari era 1980-an lewat Toyota AE86 atau Sprinter Trueno, mobil dua pintu yang terkenal lewat serial Initial D. Sosok AE86 yang lincah dan ringan menjadi simbol drifting culture dan hingga kini masih disebut sebagai mobil yang “membawa senyum dari balik kemudi.” Semangat itulah yang diwarisi oleh GR86, penerus modern dengan filosofi 86-ism—mobil sport yang ringan, responsif, dan tetap terjangkau. Naik satu kelas, Toyota GR Supra menjadi ikon JDM global. Sejak generasi keempat (A80) muncul pada 1990-an, Supra identik dengan performa tinggi dan desain menawan. Kini, GR Supra generasi kelima (A90) melanjutkan tradisi tersebut dengan teknologi modern dan DNA balap yang kental lewat GAZOO Racing. Kehadiran GAZOO Racing (GR) memperkuat posisi Toyota dalam budaya JDM. GR tidak hanya berkiprah di ajang balap dunia, tetapi juga menghadirkan mobil jalan raya yang memadukan data, pengalaman, dan semangat motorsport.GR Supra GT4 Evo 2 bahkan sukses mengantarkan tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia menjadi juara GT4 Japan Cup 2025, tonggak penting bagi kiprah Indonesia di ajang balap internasional.Budaya JDM juga hidup di tempat-tempat ikonik seperti Area Parkir Daikoku di Yokohama, Jepang. Di sana, mobil-mobil seperti GR86 dan GR Supra menjadi bintang di antara deretan kendaraan modifikasi khas Jepang. Suara mesin, pencahayaan malam, hingga keindahan simetri parkir menjadi bukti bahwa JDM bukan sekadar tren, tapi bentuk apresiasi mendalam terhadap seni dan teknik otomotif.