Logo Toyota Toyota Motor Corporation kembali menunjukkan dominasinya di industri otomotif global. Pada tahun 2025, Toyota mencatat penjualan global rekor dan memperkuat posisi sebagai produsen mobil terbesar di dunia. Namun, di balik pencapaian ini, Toyota masih menghadapi tantangan besar pada segmen kendaraan listrik (EV), karena proporsi penjualan EV mereka masih jauh lebih kecil dibanding pesaing yang lebih agresif menggarap pasar listrik. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ekspor mobil Toyota buatan Indonesia Data penjualan Toyota menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mempertahankan posisinya sebagai pabrikan terlaris dunia untuk keenam kalinya secara berturut-turut, dengan angka penjualan yang terus meningkat di berbagai wilayah utama.Rekor Penjualan Global 2025 Toyota berhasil menjual sekitar 10,5 juta unit kendaraan Toyota dan Lexus di seluruh dunia pada tahun 2025. Angka ini naik sekitar 3,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Bila digabung dengan penjualan anak perusahaan seperti Daihatsu dan Hino, total penjualan Grup Toyota mencapai sekitar 11,3 juta unit.Pencapaian ini membuat Toyota unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Volkswagen, yang menjual sekitar 9 juta unit pada periode yang sama. Dengan selisih tersebut, Toyota semakin mengukuhkan dominasinya di pasar global. (carscoops.com)Performa Penjualan di Pasar UtamaPenjualan Toyota meningkat di berbagai wilayah penting:- Amerika UtaraPasar Amerika Utara menjadi salah satu penyumbang terbesar. Penjualan Toyota di wilayah ini naik sekitar 7,3 persen, dengan hampir 2,93 juta unit terjual. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan untuk kendaraan Toyota masih sangat kuat di pasar terbesar dunia.- ChinaDi China, pertumbuhan penjualan Toyota lebih moderat, naik sekitar 0,2 persen. Meski sedikit, peningkatan ini penting mengingat kompetisi ketat dengan merek lokal dan global di pasar otomotif terbesar dunia.- Asia dan JepangPasar domestik Toyota di Jepang serta wilayah Asia lainnya juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil, mendukung keseluruhan angka penjualan global Toyota.Gap Besar pada Penjualan EVMeskipun penjualan total Toyota sangat besar, Toyota masih tertinggal pada segmen kendaraan listrik murni (BEV). Perusahaan masih lebih fokus pada teknologi hybrid dan plug-in hybrid sebagai strategi utama elektrifikasi.Toyota telah dikenal sebagai pionir hybrid melalui model seperti Prius dan RAV4 Hybrid. Namun, di era transisi ke EV, perusahaan ini belum seagresif beberapa rival yang memperluas lini EV mereka dengan cepat.Kesenjangan ini menunjukkan bahwa Toyota masih mengambil pendekatan bertahap terhadap elektrifikasi, mengandalkan teknologi hybrid yang telah terbukti laku di pasar. Strategi ini masih berhasil mempertahankan penjualan, namun juga menunjukkan bahwa Toyota perlu mempercepat pengembangan EV jika ingin mengejar pesaing yang semakin dominan di segmen listrik. Ekspor mobil Toyota Innova Zenix ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Toyota berhasil mencatat rekor penjualan global pada 2025 dengan total sekitar 10,5 juta unit Toyota dan Lexus, dan 11,3 juta unit jika digabung dengan Daihatsu dan Hino. Namun, di sisi lain, Toyota masih tertinggal dalam penjualan kendaraan listrik murni, karena strategi perusahaan masih lebih mengandalkan hybrid.Pencapaian ini menegaskan bahwa Toyota tetap kuat di pasar global, namun tantangan utama berikutnya adalah mempercepat transformasi ke EV agar tidak kehilangan momentum saat permintaan kendaraan listrik terus meningkat