Momentum Ramadhan dan Lebaran tahun ini diprediksi menjadi salah satu periode penting bagi pasar mobil bekas di Indonesia. Meski penurunan penjualan mobil baru, minat masyarakat terhadap mobil bekas justru menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan data internal OLX, minat terhadap mobil bekas pada Januari 2026 meningkat sekitar 6 persen dibandingkan Desember 2025. Sementara bila melihat dari data Gainkindo, penjualan mobil baru mengalami penurunan signifikan. Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, mengatakan, melihat tren tersebut, OLX dan OLXmobbi memprediksi permintaan mobil bekas akan kembali meningkat menjelang Lebaran 2026. Hal itu seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kendaraan untuk perjalanan mudik dan aktivitas silaturahmi. “Meski minat sempat menurun pada awal tahun karena masyarakat fokus merayakan Idul Fitri, tren tersebut biasanya kembali melonjak setelah Lebaran. Pada periode Lebaran 2025, minat mobil bekas di OLX dan penjualan mobil bekas di OLXmobbi sama-sama naik secara signifikan seminggu setelah Lebaran," katanya di Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026). Inspeksi kendaraan yang dilakukan OLXmobbi di GIIAS 2025 Agung menyebutkan, di OLX, peminatnya naik hingga 22 persen, sementara di OLXmobbi, jumlah yang beli juga kembali mendekati rata-rata penjualan normal. Menurutnya naiknya peminat dan penjualan mobil bekas menjelang Lebaran dipengaruhi oleh pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja. Oleh karena itu banyak yang mempersiapkan kendaraan nyaman untuk mudik dan silaturahmi dengan sanak saudara saat Lebaran. "Hal ini berkaca pada tren 2025 di mana realisasi penjualan mobil bekas di OLXmobbi naik mencapai 24 persen seminggu sebelum Lebaran dibandingkan dengan seminggu sebelumnya," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang