Perjalanan mudik menggunakan mobil listrik kini dinilai semakin praktis seiring berkembangnya infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia. Ketersediaan fasilitas pengisian daya yang semakin luas menjadi salah satu faktor yang membuat perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik lebih mudah dilakukan. “Sejak 5 tahun kebelakang, peningkatan market share EV telah bergerak secara eksponensial dari tahun ke tahun. Tentu dengan pengguna yang tinggi, mobil EV juga saat ini sudah sangat relevan untuk dipakai mudik perjalanan jarak jauh karena berbagai fasilitas yang telah tersedia,” jelas Luther Pandjaitan, Head of PR and Goverment Relations BYD Indonesia. Salah satu dukungan yang paling terasa adalah semakin banyaknya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di jalur utama perjalanan. SPKLU kini telah tersedia di sejumlah rest area di berbagai ruas tol yang sering digunakan pemudik. Kondisi ini membuat pengguna mobil listrik tidak perlu lagi khawatir mencari tempat pengisian daya selama perjalanan. Selain infrastruktur pengisian daya, kesiapan ekosistem kendaraan listrik juga terus diperkuat oleh berbagai pihak. “ Oleh karena itu vehicle performance, infrastructure, dan suporting ecosystem harus menunjang dan itu yang akan kami support,” terang Ubaedilah, Head of Aftersales BYD Indonesia.