Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi. Kali ini, sebuah Mitsubishi Xpander menjadi sasaran saat diparkir di kawasan BCBD Summarecon Bekasi, Sabtu (4/7/2026) sore. Kepada Kompas.com, pemilik mobil berinisial MN (35) mengatakan, saat itu dirinya bersama sang adik baru selesai bermain padel dan berencana beristirahat sambil ngopi di Cafe Simetri. Mereka tiba sekitar pukul 15.30-16.00 WIB ketika kawasan tersebut sedang ramai pengunjung karena akhir pekan dan musim liburan sekolah. Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi. Kali ini, sebuah Mitsubishi Xpander menjadi sasaran saat diparkir di kawasan BCBD Summarecon Bekasi, Sabtu (4/7/2026) sore. Namun, seluruh area parkir di depan yang dituju sudah penuh. Akhirnya mereka memarkir mobil di depan de'Leuit Bekasi, yang lokasinya hanya beberapa langkah dari tujuan. "Parkirnya di depan de'Leuit Bekasi, enggak jauh dari Cafe Simetri. Setelah itu kami langsung ngopi sekitar satu jam," kata dia, Senin (6/7/2026). Sekitar pukul 17.00 WIB, keduanya kembali menuju mobil karena memiliki agenda lain. Dari kejauhan MN melihat kaca jendela tengah sisi kanan tampak terbuka. Awalnya ia mengira kaca tersebut belum tertutup rapat. "Saya sempat tanya ke adik saya, karena dia yang terakhir mengunci mobil. Dia bilang sudah ditutup. Pas saya dekati, ternyata kacanya sudah pecah," ujarnya. Tas Berisi Laptop dan Dokumen Setelah memastikan kondisi mobil, MN langsung memeriksa barang-barang di dalam kabin. Ternyata satu tas ransel yang berada di bangku baris kedua sisi kanan sudah hilang. Di dalam tas tersebut terdapat sebuah laptop beserta sejumlah dokumen pekerjaan dan dokumen pribadi. Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi. Kali ini, sebuah Mitsubishi Xpander menjadi sasaran saat diparkir di kawasan BCBD Summarecon Bekasi, Sabtu (4/7/2026) sore. "Satu tas ransel yang berisi laptop dan berkas-berkas penting sudah enggak ada. Handphone, dompet, dan uang aman karena kami bawa," kata dia. MN mengatakan, tas tersebut memang diletakkan di bangku baris kedua dekat kaca yang dipecahkan pelaku. Meski kaca mobil menggunakan film standar bawaan pabrikan dengan tingkat kegelapan sekitar 60 persen, barang di dalam kabin diduga masih bisa terlihat dari luar. Menariknya, posisi mobil tidak sedang terparkir sendirian. Di sisi kiri dan kanan juga terdapat kendaraan lain, sementara kondisi kawasan masih ramai pengunjung. Menurut MN, kaca pecah seluruhnya dengan pola retakan halus. Ia menduga pelaku tidak menggunakan benda keras seperti busi, melainkan alat lain yang mampu menghancurkan kaca dengan cepat. Polisi Lakukan Olah TKP Usai kejadian, MN bersama petugas keamanan kawasan langsung melakukan pengecekan di lokasi sebelum membuat laporan ke kepolisian. Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi. Kali ini, sebuah Mitsubishi Xpander menjadi sasaran saat diparkir di kawasan BCBD Summarecon Bekasi, Sabtu (4/7/2026) sore. Ia kemudian didampingi kepala regu keamanan Summarecon menuju Polres Metro Bekasi untuk membuat laporan. Setelah itu polisi kembali ke lokasi sekitar pukul 20.30 WIB guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). MN mengatakan, area tempat mobil diparkir bukan merupakan parkir berbayar dan tidak dijaga juru parkir. Pengawasan hanya dilakukan oleh petugas keamanan kawasan yang berjaga di beberapa titik. Di sekitar lokasi sebenarnya terdapat beberapa kamera pengawas. Salah satunya berada di gedung yang berhadapan langsung dengan posisi mobil korban. "Polisi sudah koordinasi untuk CCTV, tapi harus melalui SOP pengelola gedung. Informasinya prosesnya sekitar tiga sampai lima hari kerja," katanya. MN mengaku hingga kini masih menunggu perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian. "Saya memang lengah karena merasa cuma sebentar dan sudah sering parkir di sana tanpa masalah. Mudah-mudahan ini bisa jadi pelajaran supaya orang lain lebih waspada," ujar MN.