Naik kelas dengan teknologi hybrid, Toyota Veloz tak sekadar menawarkan tren kekinian saja, namun sekaligus jawaban akan MPV tujuh penumpang yang ramah lingkungan serta irit bahan bakar. Pembuktian masalah efisiensi bahan bakar yang diklaim Toyota lebih irit 40 persen dari versi Veloz konvensional, mengundang rasa penasaran. Untuk memastikannya, hal ini pun ikut diuji dalam perjalanan Lintas Nusa beberapa waktu lalu. Mendapat jatah estafet perjalanan dari Pekanbaru menuju Toba, Sumatera Utara, pengujian efisiensi bahan bakar Veloz Hybrid juga saya lakukan. Tak hanya berdasarkan patokan dari MID, tapi agar mendapat referensi lain, metode full to full juga ikut dipraktikkan. Sebelum memulai perjalanan dan masuk ke ruas Tol Pekanbaru-Dumai, pengisian bahan bakar menggunakan RON 92 dilakukan hingga berada di bibir lubang tangki. Pengujian dengan metode full to full pun dimulai hingga Veloz Hybrid sampai di Siantar. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Dengan metode full to full, artinya pengujian konsumsi bahan bakar dilakukan berdasarkan jumlah bensin yang diisi ulang, baik sebelum dan sesudah perjalanan. Full to Full Total bahan bakar yang terisi di awal sebesar 30,92 liter. Sementara untuk kapasitas tangki BBM Veloz Hybrid sendiri sebesar 43 liter, artinya sebelum terisi penuh, masih ada sisa sekitar 12 liter. Pengujian dilakukan dengan gaya berkendara normal, tanpa ada unsur irit-iritan. Sistem pendingin atau AC tetap digunakan selama perjalanan, demikian pun kecepatan mobil yang dijaga sesuai regulasi jalan. Sedangkan untuk jumlah penumpang, meski hanya berdua, namun pada bagian bagasi terisi tiga koper besar serta barang-barang bawaan lainnya dengan berat sekitar 54 kilogram (kg). Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Berdasarkan informasi peta digital, jarak tempuh dari Pekanbaru ke Siantar mencapai 584 kilometer (km) dengan waktu perjalanan sekitar 15–16 jam. Ruas yang ditempuh lebih didominasi jalan nasional lintas Sumatera, karena tol yang belum terhubung sepenuhnya. Lepas dari jalan Tol Pekanbaru-Dumai, banyak tantangan yang dihadapi. Dari lintasan aspal yang berlubang dan bergelombang, dimensi jalan yang minim, kepadatan kendaraan besar, kemacetan pasar, dan tentunya jalur menanjak dan berkelok, serta hujan yang lebat. Secara keseluruhan, tak ada kendala dari sisi performa, baik urusan dapur pacu maupun dari segi handling. Mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.500 yang digunakan Veloz Hybrid, mampu menyuplai tenaga dengan baik selama perjalanan. Sementara suspensi dan kemudi juga berkolaborasi menghadirkan kendali yang presisi. Hasil Berangkat dari Pekanbaru sekitar pukul 08.30 WIB, akhirnya Veloz Hybrid tiba di Siantar sekitar pukul 02.45 WIB, artinya perjalanan kurang lebih sekitar 18 jam. Lamanya perjalanan selain terpotong istirahat, juga akibat kepadatan truk, dan jalan yang rusak. Karena itu, rata-rata kecepatan ketika di jalur lintas Sumatera tertahan di kisaran 50–70 kpj, sangat jarang bisa menyentuh 100 kpj. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Singkat cerita, setelah beristirahat sejenak, pagi harinya pengisian ulang bahan bakar kembali dilakukan. Total bahan bakar RON 92 sampai terisi seperti awal di pinggir bibir tangki mencapai 23,92 liter. Data dari MID, jarak tempuh yang tertera untuk perjalanan dari Pekanbaru ke Siantar, sampai berada di SPBU untuk mengisi bahan bakar lagi, ternyata mencapai 599,5 km. Bila dihitung dengan membagi jarak dan bahan bakar yang diisi kembali, mendapatkan hasil 25,06 km per liter (kpl), atau rata-rata 1 liter bensin yang digunakan mampu mengantarkan Veloz Hybrid berjalan sejauh 25 km. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Menariknya lagi, setelah melihat informasi rata-rata konsumsi bahan bakar pada MID Veloz Hybrid, ternyata lebih tinggi, yakni mencapai 26,6 kpl. Artinya 1 liter bensin untuk menempuh jarak 26,6 km. Perlu digarisbawahi, hasil konsumsi BBM yang saya dapat tentunya bisa berbeda dengan pengetesan yang lain. Ada banyak faktor yang ikut memengaruhi, seperti jenis bahan bakar, medan yang dilalui, gaya berkendara, bobot kendaraan, beban penumpang, tekanan ban, bahkan sampai kondisi cuaca, dan lain sebagainya. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Bahkan, setiap media yang ikut dalam ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa pun punya pengalaman dan hasil konsumsi bahan bakar yang berbeda. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang