Beberapa hari ini viral video seorang lansia diturunkan petugas dari bus TransJakarta di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pada narasi dalam video yang beredar menyebutkan lansia itu diturunkan lantaran bau badan. Namun, pihak Transjakarta menjelaskan lansia tersebut diturunkan karena aroma urine yang sangat kuat. Petugas bertindak setelah mendapat laporan dari penumpang lain. PT TransJakarta buka suara mengenai video viral yang menampilkan petugasnya menurunkan penumpang secara paksa dari bus bukan karena bau badan. Membenarkan ada kejadian Tersebut "Beberapa hari ini ramai diberitakan ada satu penumpang Transjakarta tunawisma yang diturunkan sebenarnya bukan bau badan, namun bau pesing. Jadi mengganggu yang lain. Begitu diturunkan dengan cara persuasif, publik bergejolak," kata Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta di ICE BSD, Rabu (5/6/2026). Welfizon menceritakan, tindakan yang dilakukan oleh petugas menimbulkan berbagai tanggapan. Tidak sedikit yang merespon tidak setuju dengan langkah tersebut lantaran tunawisma tersebut juga merupakan penumpang bus. Namun, dengan berbagai pertimbangan, terutama soal kenyaman dalam pelayanan untuk penumpang lainnya, maka langkah tersebut dilakukan. Transjakarta Modifikasi Rute 6D Stasiun Tebet-Bundaran Senayan/p Fokus Pada Penumpang "Dinamika seperti itu sangat banyak sekali sehingga ini terus kita lakukan perbaikan dengan komunikasi yang lebih baik," katanya. Welfizon juga mengatakan, dirinya selalu menyampaikan kepada timnya bila Transjakarta bukanlah perusahaan transportasi tapi perusahaan pelayanan, maka fokusnya adalah pelanggan Customer centricity, "Maka kita harus bicara kebutuihan customer seperti apa. Jadi harus berfikir dengan pola Outside-in thinking, jadi apa yang orang lain pikirkan," katanya.