Suzuki Indonesia resmi melepas ekspor perdana dua produk terbarunya yang diproduksi lokal, Suzuki Fronx dan sepeda motor Suzuki Satria, pada Selasa (18/11/2025). Peresmian dilakukan di fasilitas produksi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) di Cikarang, Jawa Barat. Presiden Direktur Suzuki Indonesia, Minoru Amano, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil perjalanan panjang dan kolaborasi selama 55 tahun dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan mitra lokal. “Pencapaian hari ini adalah buah perjalanan sejak 1970. Kami berkomitmen memproduksi kendaraan sesuai kebutuhan pasar agar industri semakin kuat,” ujar Amano dalam sambutannya, Selasa. “Kita berkembang dan tumbuh bersama, dengan Suzuki yang telah berinvestasi lebih dari Rp 22 triliun dan melibatkan 4.700 karyawan lokal," lanjutnya. Suzuki mencatat total produksi sepeda motor hingga saat ini mencapai 11,8 juta unit, sementara produksi kendaraan roda empat mencapai 3,2 juta unit. Suzuki ekspor Fronx dan Satria Dari aktivitas tersebut, 32 persen pemasok komponen berasal dari UMKM. Atas kinerja tersebut Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza pun memberikan apresiasinya. Ia menilai Suzuki telah berkontribusi memperkuat industri otomotif nasional dari waktu ke waktu. “Kontribusi sektor otomotif tidak hanya bisa dilihat dari angka. Industri ini tumbuh bersama kita dan lambat laun bertransformasi menjadi industri dalam negeri yang kokoh,” ucap Faisol. Menurutnya, seremoni ekspor ini menjadi bukti bahwa industri otomotif Indonesia terus menguat dan semakin siap menjadi pemain global. Suzuki Satria siap diekspor Suzuki sendiri telah mengekspor kendaraan buatan Indonesia sejak 1993 ke lebih dari 100 negara. Hingga tahun ini, perusahaan sudah mengirimkan lebih dari 800.000 unit kendaraan roda empat ke pasar Asia, Oceania, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Untuk roda dua, ekspor sudah mencapai 1,5 juta unit sejak pertama kali dilakukan pada 1994 dengan tujuan pasar yang lebih luas, termasuk Asia, Jepang, Oceania, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Eropa. Untuk tahap awal, ekspor Fronx dan Satria akan difokuskan ke kawasan Asia Tenggara (ASEAN). “Fronx dan Satria merupakan produk yang diminati di ASEAN, dan hari ini kita tandai ekspornya ke negara-negara di kawasan tersebut,” kata Faisol. “Ini bukan hanya pencapaian bagi Suzuki, tetapi juga kebanggaan bagi Indonesia,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.