Pasar motor listrik di Indonesia saat ini masih dikuasai brand-brand lokal. Meski demikian, sejak satu-dua tahun terakhir, mulai banyak produsen China yang masuk ke Tanah Air. Bagaimana strategi mereka bersaing di pasar dalam negeri?Ofero merupakan salah satu brand asal China yang bertarung di pasar motor listrik nasional. Mereka telah tiga tahun lebih memasarkan kendaraan di Indonesia. Nah, untuk bisa bersaing dengan brand-brand lain, mereka harus bisa relevan dengan pasar dan konsumen di Tanah Air. Ofero mengklaim, relevansi tersebut diwujudkan dalam bentuk inovasi produk yang terarah, penguatan komunitas, serta ekspansi distribusi yang semakin luas di pasar domestik maupun mancanegara.Ofero Indonesia. Foto: Doc.Ofero IndonesiaDi Indonesia, Ofero mengembangkan solusi mobilitas yang dirancang berdasarkan pola penggunaan masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan penggunaan harian, karakter jalan, hingga preferensi kenyamanan berkendara. Pendekatan ini menjadi fondasi pertumbuhan Ofero di Indonesia sekaligus membentuk positioning sebagai brand dengan visi global yang dibangun dari pemahaman pasar lokal."Kami percaya bahwa membangun brand hari ini tidak harus selalu dimulai dari satu pasar tertentu. Ofero meyakini membangun pasar luas adalah membangun organisasi serta kapabilitas yang sejak awal siap beroperasi lintas negara," kata Wang Dong, Founder & CEO Ofero, dikutip Sabtu (31/1).Di sisi operasional, Ofero juga sadar, membangun bisnis mobilitas listrik berarti mengelola rantai pasok, distribusi, dan layanan purna jual yang kompleks."Dengan memanfaatkan kekuatan rantai pasok dan pemahaman pasar lokal, kami percaya Ofero bisa membangun brand mobilitas listrik yang kompetitif dan relevan bagi banyak pengguna," tuturnya.Super Wang selaku Sales Manager Ofero Indonesia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, profil pengguna Ofero di Indonesia semakin meluas, terutama di kota-kota besar. Bahkan, pihaknya juga mampu melakukan ekspansi pasar ke berbagai benua seperti Asia Tenggara dan Amerika Latin."Hingga akhir 2025, Ofero telah mencatat capaian positif dengan lebih dari 150.000 pengguna di seluruh penjuru dunia. Hal ini mendorong kami memperkuat jaringan distribusi dan layanan baik untuk pasar Indonesia maupun mancanegara," kata Wang.Tanpa insentif, pasar motor listrik di Indonesia belakangan sedang lesu. Bahkan, tahun lalu, penjualannya hanya menyentuh angka 55 ribuan unit atau turun 28 persenan dibandingkan tahun sebelumnya. Itulah mengapa, sejumlah produsen harus berlomba-lomba mencari cara agar penjualan kembali tumbuh.