Sejak pertama kali menapakkan kakinya di pasar kendaraan roda dua listrik tanah air, PT Ilectra Motor Group (IMG) selaku produsen motor listrik Alva dikenal konsisten membidik segmen premium. Langkah ini terlihat dari peluncuran model-model awal mereka yang menyasar kalangan pehobi dan konsumen kelas atas, seperti One yang dipasarkan di angka Rp 30 jutaan, hingga Cervo yang bermain di kisaran Rp 40 jutaan. Namun, belakangan ini arah angin strategi Alva tampak mulai mengalami pergeseran. ALVA Resmikan ALVA Studio Indy Bintaro, Punya 21 Colokan Cas Melalui kehadiran lini terbarunya, N3, pabrikan lokal ini mulai merambah ke segmen yang lebih ekonomis. Motor yang sejatinya berada di kisaran normal Rp 20 jutaan itu kini bisa ditebus dengan harga belasan juta saja berkat adanya skema sewa baterai. Lantas, apakah ini menjadi pertanda bahwa Alva mulai bergeser dari citra premiumnya demi mengejar pasar massal? Menanggapi hal tersebut, Purbaya Yudha, Chief Executive Officer (CEO) Alva, tidak menampik bahwa penyerapan pasar pada awal kemunculan Alva memang didominasi oleh model premium seperti Cervo maupun One dan One XP. Kendati demikian, hadirnya model N3 dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fungsional yang berbeda. "Tapi dalam halnya N3, di mana N3 ini kita memang ciptakan modelnya seperti yang kita bilang daily utility, jadi pemakaian sehari-hari," ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Senin (18/5/2026). Sewa Baterai Strategi Alva untuk bisa masuk ke segmen pasar yang lebih luas ini diperkuat oleh program penunjang berupa skema battery subscription alias sewa baterai, atau Alva menyebutnya Bebas Pas (khusus N3). Dengan memangkas biaya komponen terbesar di awal, harga unit motor menjadi jauh lebih kompetitif di mata masyarakat luas. "Ditambah dengan program Bebas kami, di mana pengguna bisa melakukan subscription daripada baterai itu. Jadi dari segi affordability dan lain-lain, N3 sebenarnya juga menjadi pilihan yang cocok buat banyak masyarakat di Indonesia," kata Purbaya. Melalui skema langganan baterai ini, konsumen tidak lagi dibebani biaya perawatan baterai jangka panjang. Biaya sewa yang ditawarkan pun disesuaikan dengan profil pemakaian konsumen harian, dengan tarif mulai dari Rp 125.000 hingga Rp 200.000-an per bulan. Purbaya menegaskan, langkah ini bukan berarti Alva meninggalkan identitasnya, melainkan memberikan opsi yang lebih fleksibel. Konsumen kini dibebaskan memilih tetap menginginkan performa tinggi di kelas premium bersama Cervo, atau beralih ke fungsi utilitas harian yang ekonomis bersama Alva N3. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang