Di tengah persaingan kendaraan listrik yang kian padat, iCar selaku sub-brand baru dari Chery, mulai menunjukkan pijakan di Asia Tenggara lewat performa awal yang cukup menjanjikan. Pergerakan ini sejalan dengan ekspansi global yang dalam setahun terakhir berlangsung cepat, mulai dari pengenalan brand hingga penetrasi ke berbagai kawasan seperti ASEAN dan Timur Tengah. "Setelah debut di Auto Shanghai tahun lalu, iCar telah menjalani perjalanan yang luar biasa. Hari ini, di Beijing, kita dapat melihat langsung perjalanan kita, dari China ke dunia benar-benar dimulai," kata CEO iCar, Dr Su Jun dalam pernyataannya, Jumat (24/4/2026). iCAR V23 Pro Plus Collector Series mulai diserahkan ke pemiliknya Salah satu kontributor utama pertumbuhan datang dari iCar V23. Model ini mencatatkan hasil positif di segmen SUV listrik bergaya boxy, sekaligus memperkuat posisi iCar sebagai pemain baru yang mulai diperhitungkan. Kinerja tersebut terlihat di Thailand, Indonesia, dan Malaysia, yang menjadi titik awal pertumbuhan di kawasan. “Model pertama kami, V23, langsung menjadi salah satu kendaraan boxy terbaik di Asia Tenggara. Pada Februari 2026, V27 juga diperkenalkan di Timur Tengah dan mendapat respons di atas ekspektasi,” ujar Su Jun. V23 mencuri perhatian saat tampil di Indonesia International Motor Show 2026 dengan meraih tiga penghargaan. iCar di Beijing Auto Show 2026 Minat pasar juga langsung terlihat dari lebih dari 300 pemesanan awal. Sementara di Thailand, penjualannya telah melampaui 4.000 unit. Model ini sempat memimpin segmennya selama dua bulan berturut-turut, sekaligus masuk lima besar kendaraan listrik dengan registrasi tertinggi. Di Malaysia, distribusinya sudah menembus 1.800 unit sejak peluncuran. Respons yang relatif cepat ini menunjukkan penerimaan pasar terhadap brand baru tersebut. Jika ditarik lebih jauh, capaian ini tidak lepas dari pendekatan produk yang menyesuaikan karakter kawasan. iCar V27 setir kanan Kondisi jalan di Asia Tenggara yang beragam menuntut kendaraan yang adaptif. “Kesuksesan ini tidak lepas dari filosofi yang terus kami pegang. Kami siap melangkah lebih jauh,” kata dia. V23 dirancang dengan kemampuan tersebut. Sudut approach 43 derajat, departure angle 41 derajat, serta ground clearance 210 mm mendukung mobilitas di berbagai medan. Wheelbase 2.735 mm juga memberikan ruang kabin dan bagasi yang lega, sehingga tetap fungsional untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota. Dari sisi keselamatan, model ini telah mengantongi rating bintang lima dari ASEAN NCAP. Struktur bodi berbahan baja berkekuatan tinggi serta fitur ADAS menjadi bagian dari standar yang ditawarkan. Di luar aspek teknis, iCar juga memperluas pendekatan melalui ekosistem modifikasi. Kendaraan dirancang fleksibel untuk dikustomisasi, mengikuti tren personalisasi yang mulai berkembang. “Jika sebuah produk bagus, orang akan mengenal dan merekomendasikannya,” ujar Su Jun. "Menjawab atas kebutuhan pasar global yang bergerak dengan cepat, dengan bangga hari ini saya mengumumkan peluncuran V27 untuk pasar global, hand right drive," katanya. Dengan jaringan yang telah menjangkau lebih dari 40 negara dan wilayah, ekspansi iCar masih berada di tahap awal. Namun, pergerakannya di Asia Tenggara memberi sinyal bahwa brand ini mulai menemukan momentum di pasar kendaraan listrik global. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang