Banyak pemilik motor mengeluhkan komstir cepat rusak meski baru saja diganti. Gejalanya beragam, mulai dari setang terasa berat, muncul bunyi, hingga arah motor terasa tidak stabil saat melaju lurus. Namun, penyebabnya tidak selalu karena kualitas onderdil yang buruk. Menurut bengkel spesialis komstir, kebiasaan pengendara justru sering menjadi faktor utama yang memperpendek usia pakai komponen kemudi tersebut. Ilustrasi servis komstir motor Beban Pindah Dari Roda ke Komstir Budi Sagita, Manajer Training One M Komstir, bengkel spesialis komstir di Cibitung, Bekasi, mengatakan salah satu kebiasaan yang paling sering ditemukan adalah melintasi polisi tidur tanpa mengurangi kecepatan. “Kalau sering lewat polisi tidur tanpa mengerem, iya bisa memperpendek usia komstir. Tapi sebenarnya yang rusak duluan bukan komstir, melainkan laher roda atau suspensi,” ujar Budi kepada Kompas.com, belum lama ini. Ia menjelaskan, benturan keras yang terus-menerus diterima roda depan akan membuat bearing dan suspensi lebih cepat aus. Ilustrasi servis komstir Ketika suspensi mulai lemah, beban kendaraan tidak lagi diserap dengan optimal dan akhirnya berpindah ke area komstir. “Kalau suspensi sudah lemah, tumpuan beban pindah ke komstir. Akibatnya komstir cepat rusak meski baru diganti,” ucap Budi. “Makanya kami selalu sarankan cek dari bawah dulu, laher, suspensi, baru komstir. Kalau laher atau suspensinya yang bermasalah, lebih baik perbaiki itu dulu,” katanya. Polisi tidur di Jalan Raya Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat dibongkar kini telah diganti dengan speed trap. Pemeriksaan Ideal Tiap 6 Bulan Sekali Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, Budi menyarankan pemeriksaan komstir dilakukan setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan meliputi penyetelan bantalan, kondisi pelor (bearing), gesekan, hingga posisi segitiga kemudi. “Kami cek setelan bantalannya, kondisi pelor, gesekan, dan posisi segitiga kemudi. Kadang ada dudukan bantalan yang bergeser atau longgar, itu juga kami perbaiki,” kata dia. Dengan menjaga kebiasaan berkendara, mengurangi kecepatan saat melewati polisi tidur, serta rutin memeriksa tekanan ban dan suspensi, kondisi komstir akan lebih awet dan motor tetap nyaman dikendalikan.