Banyak pengendara mengeluhkan konsumsi bahab bakar minyak (BBM) motornya boros, padahal tanpa disadari kebiasaan berkendara mereka sendiri kerap menjadi penyebab utama bahan bakar lebih cepat habis. Kebiasaan seperti membuka gas secara tiba-tiba, mempertahankan putaran mesin tinggi, hingga sering melakukan akselerasi dan pengereman berulang membuat mesin bekerja lebih berat dari seharusnya. Dalam kondisi tersebut, suplai bahan bakar yang dibutuhkan untuk menghasilkan tenaga otomatis meningkat, sehingga konsumsi BBM menjadi lebih boros. Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, gaya berkendara sangat memengaruhi efisiensi bahan bakar. Test ride Suzuki Access 125 “Masing-masing orang dengan keterampilan, pengetahuan dan kepribadiannya termasuk sepeda motor pilihannya pasti akan sangat berpengaruh terhadap gaya berkendara dan gaya berkendara akan sangat mempengaruhi konsumsi bahan bakar,” ucapnya kepada Kompas.com, baru-baru ini. Contohnya seperti, orang dengan gaya berkendara cepat atau ngebut, tentu membuat konsumsi bahan bakar lebih boros. “Semakin banyak tenaga yang dikeluarkan, otomatis akan membutuhkan asupan energi yang lebih besar, sekaligus membutuhkan bahan-bakar yang lebih banyak,” ucapnya. Selain itu, Victor juga menjelaskan, pengemudi yang sering melakukan gas ataupun akselerasi dan pengereman juga membuat bbm lebih boros. “Ketika sering melakukan itu maka mesin akan sering melakukan “pengangkatan” atau Bahasa jawanya akan sering “ngeden” yang otomatis juga akan membutuhkan bahan bakar yang lebih dari normal,” kata Victor. “Makanya berkendaralah dengan gaya yang stabil, termasuk posisi gigi yang pas (untuk motor sport), dan usahakan berada dalam kisaran mesin bekerja dalam situasi dan kondisi yang “ekonomis” biasanya di kisaran kecepatan 50-70 km/jam, sehingga konsumsi BBM akan berada pada kisaran terbaik,” lanjutnya. Victor menekankan, semua ini hanya memerlukan pengetahuan, kendali diri dan membiasakan mengoperasikan kendaraan dengan baik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang