Dalam kurun waktu hanya dua tahun sejak memasuki pasar Indonesia, VinFast telah bertransformasi cepat dari pendatang baru menjadi salah satu pemain yang berpengaruh pada pertumbuhan kendaraan listrik nasional. Kehadiran VinFast di Indonesia yang pada awalnya sebatas perkenalan pasar, kini berkembang menjadi investasi jangka panjang yang lebih menyeluruh. Dalam dua tahun terakhir, produsen kendaraan listrik asal Vietnam itu memperluas portofolio produk, membangun ekosistem kendaraan listrik, menjalin kemitraan strategis, hingga meresmikan pabrik perakitan di Jawa Barat. Langkah tersebut menegaskan keseriusan VinFast menjadikan Indonesia sebagai basis penting dalam strategi globalnya, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju mobilitas ramah lingkungan di kawasan Asia Tenggara. VinFast resmikan pabrik di Subang, Jawa Barat. CEO VinFast Indonesia Karyanto Hardosoemarto mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berjalan bersama VinFast sepanjang tahun 2025 "Selama lebih dari 32 tahun perkembangan tanpa henti, VinGroup merupakan kolaborasi swasta terkemuka di Vietnam telah membangun sebuah ekosistem komprehensif yang menjangkau hampir seluruh aspek penting dalam kehidupan modern," ujar Kariyanto, dalam sambutannya pada acara VCreator Summit 2025, di Bali, Sabtu (20/12/2025). "Mulai dari mobil listrik, bus listrik, skuter listrik, hingga robotika dan kecerdasan buatan. Dari real estate, pariwisata, dan hiburan, hingga layanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan sosial dan filantropi," kata Kariyanto. VinFast Meluncur di IIMS 2024 Debut Awal VinFast pertama kali tampil resmi di pasar Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Pada pameran tersebut, VinFast memperkenalkan jajaran SUV listriknya kepada publik Tanah Air. Debut tersebut langsung mencuri perhatian. Selama pameran berlangsung, VinFast mencatatkan ribuan pemesanan dan perjanjian pembelian, meski merek tersebut baru pertama kali masuk pasar Indonesia. Tak hanya dari sisi penjualan, VinFast juga meraih dua penghargaan, yakni Best Booth Car dan Favorite Southeast Asia Premiere Launch, yang menegaskan penerimaan positif dari pengunjung maupun pelaku industri. Diler VinFast kawasan Cengkareng, Jawa Barat Jaringan dan Akses Konsumen Memasuki 2025, VinFast mempercepat ekspansi nasional dengan memperluas jaringan diler dan showroom. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, VinFast menandatangani kerja sama dengan sejumlah grup diler baru. Hasilnya, jaringan penjualan VinFast kini tersebar di berbagai kota besar dan wilayah strategis. Ekspansi tersebut bertujuan meningkatkan kemudahan akses konsumen, sekaligus memastikan layanan purna jual tersedia secara merata. Manajemen VinFast Indonesia menegaskan, penguatan jaringan diler dibarengi dengan dukungan sistem layanan, mulai dari konsultasi produk, proses penjualan, hingga purnajual sesuai standar global perusahaan. VinFast VF5 Portofolio dan Skema Dalam waktu relatif singkat, VinFast meluncurkan sejumlah model kendaraan listrik di berbagai segmen. Hingga akhir 2025, portofolionya mencakup SUV listrik kompak, SUV keluarga, hingga model di segmen menengah. Seluruh produk tersebut dibekali teknologi terkini, fitur keselamatan, serta harga yang diposisikan kompetitif. Beberapa model VinFast juga telah memperoleh penghargaan di berbagai pameran otomotif. Pada Gaikindo Jakarta Auto Week 2025, VinFast kembali memperkenalkan model baru, termasuk MPV listrik tujuh penumpang, konsep pikap listrik, serta kendaraan listrik kompak untuk kebutuhan perkotaan. VinFast VF6 Untuk menarik minat konsumen, VinFast menawarkan skema kepemilikan yang relatif berbeda, seperti opsi sewa baterai, fasilitas pengisian daya gratis di jaringan mitra hingga 2028, serta jaminan nilai jual kembali hingga 90 persen. Pada November 2025, VinFast juga menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah mitra purnajual dan pemasok komponen, sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan di dalam negeri.   Telkom Property dan V-Green menandatangani Nota Kesepahaman Pengembangan Ekosistem EV Strategi VinFast di Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan. Perusahaan juga terlibat dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik, termasuk mendukung operasional layanan taksi listrik Green SM yang mulai beroperasi pada akhir 2024. Selain itu, VinFast bersama mitra infrastrukturnya, V-GREEN, mempercepat pembangunan jaringan stasiun pengisian daya publik di berbagai wilayah. Pada Juli 2025, VinFast resmi bergabung sebagai anggota Gaikindo. Keanggotaan tersebut memperkuat keterlibatan VinFast dalam industri otomotif nasional serta membuka ruang dialog dengan pemerintah dan pelaku industri lainnya. Berdasarkan data Gaikindo, VinFast tercatat sebagai salah satu merek kendaraan listrik murni dengan penjualan tertinggi di Indonesia dalam periode tersebut.   Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). Pabrik di Subang Puncak perjalanan VinFast di Indonesia ditandai dengan peresmian pabrik kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, menjelang berakhirnya insentif impor EV pada akhir 2025. "VinFast minggu lalu secara resmi meresmikan pabrik di Indonesia, yang merupakan pabrik pertama Asia di luar Vietnam. Perjalanan ini merupakan pernyataan yang jelas atas komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia, yang merupakan rumah kedua bagi VinFast," ujar Kariyanto. Dibangun di atas lahan seluas 171 hektare, pabrik tersebut menjadi fasilitas produksi VinFast pertama di Indonesia, sekaligus yang keempat secara global. Proses pembangunan hingga operasional memakan waktu sekitar 17 bulan sejak peletakan batu pertama. VinFast resmikan pabrik di Subang, Jawa Barat. Tahap awal pabrik ini menelan investasi lebih dari 300 juta dollar AS, dengan kapasitas produksi awal 50.000 unit per tahun. Fasilitas tersebut mencakup proses produksi terintegrasi, mulai dari pengelasan bodi, pengecatan, perakitan, hingga inspeksi kualitas. VinFast juga menargetkan tingkat lokalisasi komponen lebih dari 40 persen pada 2026, meningkat menjadi 60 persen pada 2029, dan mencapai 80 persen mulai 2030, sejalan dengan peta jalan kendaraan listrik nasional. Selain memperkuat rantai pasok, pabrik Subang diproyeksikan menyerap 5.000 hingga 15.000 tenaga kerja langsung, serta mendorong tumbuhnya industri pendukung di sekitarnya. Dalam kurun dua tahun, VinFast telah bertransformasi dari pendatang baru menjadi salah satu pemain penting di pasar kendaraan listrik nasional. Vinfast Limo Green. Dengan ekspansi manufaktur lokal, peluncuran produk baru, dan penguatan ekosistem, VinFast menempatkan Indonesia bukan sekadar sebagai pasar, tetapi juga basis produksi dan mitra strategis jangka panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang