Risiko kecelakaan pengendara sepeda motor meningkat saat hujan, terutama ketika melakukan pengereman mendadak di jalan basah. Kondisi permukaan jalan yang licin membuat motor berpotensi meluncur lebih jauh sebelum benar-benar berhenti, sehingga jarak aman yang biasanya cukup di jalan kering menjadi tidak lagi efektif. Menurut Victor Assani, Ketua Bidang Road Safety & Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), kondisi tersebut berkaitan langsung dengan menurunnya daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan. “Pada saat jalan basah, daya cengkeram ban terhadap aspal berkurang karena adanya lapisan air. Akibatnya, ketika pengendara melakukan pengereman mendadak, jarak pengereman menjadi lebih panjang dan motor bisa meluncur lebih jauh,” kata Victor kepada Kompas.com. Victor menjelaskan, situasi ini akan semakin berbahaya jika pengendara tetap mempertahankan kecepatan seperti saat kondisi jalan kering. Rem yang ditarik secara tiba-tiba dapat membuat roda terkunci dan motor kehilangan kestabilan, terutama pada sepeda motor tanpa fitur pengereman tambahan seperti ABS. Selain itu, kondisi jalan tertentu seperti marka, tutup saluran air, hingga aspal yang sudah aus cenderung lebih licin saat hujan. Jika pengendara melakukan pengereman mendadak di area tersebut, risiko tergelincir menjadi lebih besar. Ilustrasi mengerem motor. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi ban. Alur ban yang sudah menipis akan menyulitkan pembuangan air, sehingga memperparah penurunan traksi saat hujan dan membuat pengereman semakin tidak efektif. Karena itu, Victor mengimbau pengendara motor untuk menambah jarak aman dengan kendaraan di depan saat hujan, menurunkan kecepatan, serta menghindari pengereman mendadak. Teknik pengereman yang halus dan bertahap dinilai lebih aman untuk menjaga kestabilan motor di jalan basah. Dengan memahami risiko pengereman di jalan licin dan menyesuaikan gaya berkendara, pengendara diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan, khususnya saat cuaca hujan dan kondisi jalan tidak ideal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang