Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) akan melakukan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta-Tangerang. Pekerjaan tersebut berlangsung mulai Selasa (11/8/2026) pukul 06.00 WIB hingga Senin (17/8/2026) pukul 05.00 WIB. Amri Sanusi, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, mengatakan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan berkala dan preservasi jalan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas perkerasan, memperpanjang umur layanan jalan, sekaligus memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman. "Sebagai pengelola jalan tol, Jasa Marga secara konsisten melakukan pemeliharaan infrastruktur untuk memastikan kondisi jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta mendukung optimalnya pelayanan kepada pengguna jalan," ujar Sanusi, dalam keterangan resminya. Perbaikan jalan tol Jakarta-Tangerang Adapun titik-titik pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta – Tangerang dengan rincian sebagai berikut: Pekerjaan Rekonstruksi Arah Tangerang Lajur 2, KM 16+820 - KM 16+935, dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB; Lajur 2, KM 17+095 - KM 17+105, dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB; Lajur 2, KM 12+575 - KM 12+665, dilaksanakan pada Jum’at, 14 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB s.d. Senin, 17 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. Arah Jakarta Lajur 1, Off Ramp Karawaci 4, dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB; Sanusi menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi rekonstruksi untuk sementara tidak dapat dilintasi. Pengguna jalan masih dapat menggunakan lajur lain yang tersedia untuk melanjutkan perjalanan. Pengaturan lalu lintas juga akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. "Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi. Pengguna jalan tetap dapat menggunakan lajur lainnya yang tersedia untuk melanjutkan perjalanan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan," kata Sanusi. Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan rekonstruksi berlangsung. Pengguna jalan tol diimbau mengantisipasi waktu dan rute perjalanan sebelum berangkat. Selain itu, pengguna juga diminta memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan juga diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama pekerjaan rekonstruksi berlangsung.