Peserta mengikuti ujian teori Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa (2/6/2020). Tes psikologi menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Meski terlihat sepele, banyak pemohon justru gagal atau harus mengulang karena mengabaikan hal-hal mendasar. Tes psikologi SIM bukan hanya formalitas administratif. Ujian ini dirancang untuk menilai kesiapan mental, konsentrasi, dan kemampuan dasar pengendara dalam mengambil keputusan di jalan.Disadur VIVA Otomotif dari laman Suzuki, Selasa 30 Desember 2025, langkah awal yang sering dianggap remeh adalah menyiapkan dokumen persyaratan secara lengkap. Padahal, kelengkapan berkas sangat menentukan kelancaran proses sejak awal. Dokumen yang wajib disiapkan antara lain KTP, surat keterangan dokter, serta rumus sidik jari. Jika satu saja tertinggal, pemohon berisiko harus bolak-balik dan kehilangan waktu tes.Selain dokumen, kondisi tubuh juga memegang peranan penting saat menghadapi tes psikologi. Tubuh yang fit membantu pikiran tetap tenang dan fokus saat menjawab soal. Jika kondisi badan sedang tidak sehat, sebaiknya tes ditunda. Kondisi fisik yang menurun dapat mengurangi konsentrasi dan memengaruhi hasil tes secara keseluruhan. Hal receh lain yang sering dilupakan adalah makan sebelum tes. Perut kosong bisa membuat tubuh lemas dan sulit berkonsentrasi dalam waktu lama. Dengan asupan makanan yang cukup, tubuh mendapat energi untuk berpikir lebih jernih. Konsentrasi pun lebih terjaga saat mengerjakan soal-soal psikologi.Saat berada di lokasi tes, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas. Informasi teknis seperti cara mengerjakan soal atau penggunaan perangkat sangat penting untuk dipahami sejak awal.Keberanian bertanya juga membantu mengantisipasi kendala teknis. Jika terjadi gangguan sistem, pemohon bisa segera menanganinya tanpa membuang banyak waktu.Datang lebih awal juga menjadi kunci penting agar tes berjalan lancar. Idealnya, pemohon sudah tiba 1–2 jam sebelum jadwal tes dimulai.Datang terlalu mepet waktu membuat seseorang mudah panik dan terburu-buru. Kondisi mental seperti ini bisa berdampak pada cara menjawab soal.Selain itu, datang lebih awal membantu menghindari antrean panjang. Terutama di hari-hari tertentu ketika jumlah pemohon SIM meningkat drastis.Dengan waktu tunggu yang lebih tenang, pemohon bisa mempersiapkan diri secara mental. Fokus dan konsentrasi pun lebih terjaga saat tes dimulai.