Toyota resmi meluncurkan Veloz Hybrid untuk pasar Indonesia. Selain menambah pilihan mobil elektrifikasi, kehadirannya juga menjadi jawaban bagi calon konsumen yang telah menantikannya. Datang dengan mempertahankan konsep awal sebagai mobil keluarga 7-seater, Veloz Hybrid kini berevolusi menjadi kendaraan ramah lingkungan. Bahkan, tak sekadar irit bahan bakar, performanya pun mendapat peningkatan. Hal ini juga redaksi rasakan ketika berkesempatan melakukan pengujian singkat beberapa waktu lalu dengan menggunakan varian tertingginya, yakni Q Hybrid TSS Modelista. Bicara soal rasa berkendara, tidak jauh berbeda dari Veloz konvensional yang memiliki karakter fun to drive. Namun harus diakui, pada versi hybrid, handling terasa lebih mantap. Toyota Veloz Hybrid Saat melakukan pengujian di lintasan zig-zag, body roll pada kecepatan 20–40 kpj masih terasa stabil bagi pengendara. Meski suspensi tidak mengalami upgrade, hal ini bisa terjadi karena penambahan bobot. Berdasarkan data, Veloz konvensional memiliki berat kosong 1.185 kilogram (kg), sedangkan versi hybrid mencapai 1.315 kg. Artinya, ada tambahan bobot sekitar 130 kg dari baterai dan perangkat elektrifikasi lainnya. Pada sektor performa, Toyota menyematkan mesin serupa Yaris Cross Hybrid, yakni 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc. Kombinasi tenaga mesin bensin dan motor listriknya mencapai 111 Ps atau 109,4 Tk pada 5.500 rpm. Sementara untuk torsi, motor listrik menghasilkan 141 Nm, dan mesin bensin 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm. Kolaborasi tenaga dan torsi tersebut membuat Veloz Hybrid terasa lebih agresif di putaran bawah. Tenaga dari mesin lebih cepat tersalurkan ke roda sehingga membuat mobil keluarga ini terasa lebih responsif saat berakselerasi. Jika dibandingkan dengan versi mesin bensin biasa yang di atas kertas menghasilkan 106 Ps atau sekitar 104 Tk, Veloz Hybrid lebih bertenaga sekitar 4,9 Tk, dan hal ini menjadi salah satu fakta menarik. Mesin Toyota New Veloz Hybrid EV Sayangnya, dengan area dan waktu yang terbatas, pengujian performa tidak dapat dilakukan secara maksimal, terutama untuk merasakan performa putaran atas. Namun besar kemungkinan sensasinya akan lebih “galak” di putaran bawah, tetapi tidak terlalu signifikan di putaran atas. Irit Menggunakan teknologi series-parallel hybrid yang juga telah diterapkan pada jajaran produk Toyota lainnya, efisiensi bahan bakar Veloz Hybrid sudah pasti tak kalah irit. Berdasarkan pengujian internal Toyota, konsumsi bahan bakarnya diklaim 40 persen lebih irit dibandingkan Veloz konvensional. Toyota Veloz Hybrid Tentunya, hal ini akan lebih terbukti ketika nantinya diuji langsung, baik untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh. Mode EV Kehadiran mode berkendara EV yang dapat digunakan pada kecepatan rendah, membuat Veloz Hybrid semakin hemat bahan bakar, terutama saat menghadapi kepadatan lalu lintas dalam kota. Dengan mode ini, Veloz Hybrid dapat berjalan hanya dengan daya baterai layaknya mobil listrik murni, sementara mesin bensin beristirahat sejenak. Ketika berkendara Veloz Hybrid dengan mode EV Ketika redaksi mencoba singkat, mode EV dapat digunakan pada kecepatan di bawah 40-50 kpj. Namun perlu diingat, mode ini juga hanya dapat digunakan ketika baterai berada dalam kondisi optimal. Fitur ini melengkapi mode berkendara Veloz sebelumnya, yakni Eco, Normal, dan Power. Adaptive Cruise Control Sebagai peningkatan dari versi konvensional, Toyota turut menyematkan fitur Adaptive Cruise Control (ACC) pada paket Toyota Safety Sense (TSS) di Veloz Hybrid. Fitur ini dapat digunakan saat perjalanan jauh di jalan tol maupun dalam kondisi stop and go di dalam kota, karena mampu mengikuti kecepatan kendaraan di depan hingga ke titik rendah sekalipun. ACC Veloz Hybrid Saat mobil depan berhenti, otomatis Veloz Hybrid akan melakukan deselerasi bahkan sampai berhenti tepat di belakangnya. Harga Menariknya, hingga akhir 2025 Toyota memberikan harga khusus bagi konsumen yang berminat membeli Veloz Hybrid. Banderol untuk versi termurahnya hanya Rp 299 juta OTR Jakarta. Toyota Veloz Hybrid Detail harga: Veloz V HV: Rp 299 juta Veloz Q HV: Rp 320 juta – Rp 335 juta Veloz Q HV Modelista: Rp 335 juta – Rp 350 juta Veloz Q HV TSS Modelista: Rp 360 juta – Rp 390 juta Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang