Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, mengakui fokus dan targetnya berubah, di mana ia memprioritaskan masa depan kariernya di kelas utama. Quartarao menjelaskan bahwa saat menandatangani kontrak yang berlaku saat ini, fokus utamanya masih untuk membantu Yamaha kembali meraih hasil-hasil positif. Namun, seiring waktu berjalan, pertimbangan tersebut mulai bergeser. Ia menilai kenyamanan dan performa motor menjadi faktor utama dalam menentukan kelanjutan kariernya. “Satu-satunya hal yang bisa meyakinkan saya adalah ketika saya naik motor, merasa cepat, dan menikmati mengendarainya,” ujar Quartararo, dikutip dari Crash, Minggu (25/1/2026). Ekspresi pebalap Yamaha, Fabio Quartararo, usai menyabet pole position di sesi Kualifikasi MotoGP Australia 2025 pada Sabtu (18/10/2025). Meski tersirat, jelas bahwa Quartararo tak akan menunggu Yamaha sampai kembali kompetitif. Ia mempertimbangkan langkah terbaik untuk masa depannya, terutama menjelang musim 2027. “Saat saya menandatangani kontrak untuk musim ini dan musim depan, tujuan saya adalah membawa beberapa hasil yang sangat bagus kembali ke Yamaha. Namun sekarang, saya ingin mencari untuk diri saya sendiri, untuk masa depan dan tujuan pribadi saya,” katanya. Musim ini, Yamaha memasuki era baru dengan menggunakan mesin V4 untuk pertama kalinya di MotoGP, yang dinilai sebagai "langkah terakhir" untuk kembali bersaing di papan atas. Meski demikian, umpan balik Quartararo terhadap motor baru terbilang belum sepenuhnya positif sejak pertama kali diuji pada akhir musim lalu. Fabio Quartararo saat mengetes Yamaha M1 V4 di Sirkuit MIsano Keinginannya untuk segera memiliki motor yang kompetitif dinilai berseberangan dengan pendekatan Yamaha yang memilih pengembangan secara bertahap. Uji coba pramusim di Sepang dan Buriram disebut-sebut menjadi kesempatan penting bagi Yamaha untuk meyakinkan Quartararo agar bersedia mengikat masa depannya bersama tim. Adapun di sisi lain, Quartararo juga dikaitkan dengan sejumlah pabrikan besar, seperti Honda, Aprilia, dan Ducati, yang dinilai menawarkan paket motor lebih kompetitif dibanding Yamaha. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang