Toyota Fortuner di Australia Toyota Australia resmi mengumumkan akan menghentikan penjualan Toyota Fortuner pada pertengahan tahun 2026. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan SUV berbasis Hilux tersebut di Negeri Kanguru setelah hadir selama 11 tahun di pasar lokal. Kabar ini disampaikan langsung oleh Sean Hanley, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia. Ia menyebut bahwa Fortuner memiliki basis pelanggan yang loyal, namun perubahan selera pasar membuat Toyota memutuskan untuk menghentikan model tersebut.“Fortuner adalah produk yang hebat dan memiliki penggemar setia. Tapi seiring dengan pergeseran preferensi konsumen, kami memutuskan untuk menghentikan penjualannya di Australia,” ujar Hanley, dikutip VIVA Otomotif dari Carscoops, Minggu 16 November 2025. Toyota Fortuner di Australia Menurutnya, konsumen Toyota di Australia kini lebih banyak beralih ke Hilux atau Land Cruiser Series, termasuk Prado dan LC300. Toyota juga tengah melakukan rationalisasi lini produk, yakni penyederhanaan pilihan model sesuai permintaan pasar. Fortuner sendiri pertama kali hadir di Australia pada 2015 dan mendapat penyegaran di 2020. Mobil ini dibangun di atas platform IMV yang sama dengan Hilux, serta menggunakan mesin 2.8 liter turbodiesel empat silinder, dengan kapasitas tujuh penumpang. Sayangnya, Australia tidak termasuk dalam daftar negara yang mendapat varian mild-hybrid diesel Fortuner, yang baru diperkenalkan di beberapa pasar Asia. Di Australia, Fortuner dijual mulai dari AU$59.044 (sekitar Rp 600 juta)hingga AU$72.570 (sekitar Rp 740 juta) untuk varian tertinggi Crusade. Namun, dari sisi penjualan, performa Fortuner tergolong lemah dibanding para pesaingnya. Antara Januari hingga Oktober 2025, Toyota hanya menjual 2.928 unit Fortuner, jauh di bawah Land Cruiser Prado (23.298 unit) serta rival utama seperti Ford Everest (21.915 unit) dan Isuzu MU-X (12.499 unit).Keputusan ini juga mengikuti langkah Mitsubishi, yang sebelumnya menghentikan penjualan Pajero Sport karena tidak lagi memenuhi regulasi desain kendaraan terbaru di Australia.Toyota belum mengonfirmasi rencana pengganti Fortuner di masa depan. Jika generasi baru muncul, kemungkinan besar masih akan berbagi basis dengan Hilux IMV, bukan beralih ke platform TNGA-F seperti Land Cruiser Pradoatau 4Runner di Amerika Serikat.