Sepanjang Januari hingga Desember 2025, PT Astra Honda Motor (AHM) mengaku mencatatkan penjualan jutaan unit sepeda motor di pasar domestik. Meski industri roda dua nasional mengalami pertumbuhan tipis, capaian AHM masih menjadi yang terbesar dengan kontribusi dominan terhadap total penjualan motor di Indonesia. “(Penjualan tahun 2025) 4,9 juta unit,” ujar Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM, kepada Kompas.com, Senin (2/2/2026). Booth Honda di IMOS 2025 Angka tersebut menunjukkan bahwa AHM berhasil mempertahankan performa penjualannya. Berdasarkan catatan Kompas.com, penjualan motor Honda juga meraih hasil yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 4,9 juta unit pada 2024. Namun, meski volume penjualan tidak berubah, kondisi pasar yang sedikit membesar membuat pangsa pasar Honda mengalami penyesuaian. Pada 2024, total penjualan sepeda motor nasional tercatat mencapai 6.333.310 unit. Dengan penjualan 4,9 juta unit, Honda menguasai sekitar 77 persen pangsa pasar domestik, menjadikannya pemimpin di industri roda dua. Motor sport Honda New CBR250RR Sementara itu, pada 2025 total penjualan motor nasional meningkat menjadi 6.412.769 unit, atau naik 1,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Walau pertumbuhan pasar terjadi, penjualan AHM tetap berada di angka yang sama. Dampaknya, pangsa pasar Honda turun tipis menjadi 76 persen. Artinya, secara persentase Honda sedikit kehilangan dominasi, meski secara absolut tetap menjual jumlah unit yang sangat besar. Ilustrasi skutik murah di diler motor Wahana Honda Di sisi lain, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa tren pasar roda dua makin didominasi oleh segmen skutik. Skuter matik menjadi pilihan utama masyarakat dengan kontribusi mencapai 91,7 persen dari total permintaan motor baru sepanjang tahun lalu. Pangsa pasar skutik ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang meraih 90,39 persen. Sementara segmen lain masih jauh di bawahnya. Motor underbone atau bebek hanya menyumbang 4,46 persen, turun dari tahun sebelumnya sebanyak 5,40 persen. Dan tipe sport 3,51 persen, juga lebih rendah dari sebelumnya 4,21 persen. Adapun motor listrik kontribusinya masih di bawah 1 persen. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang