Penjualan sepeda motor di pasar domestik diproyeksikan tetap tumbuh hingga akhir 2026. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan penjualan motor nasional berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit sepanjang tahun ini. Proyeksi tersebut menunjukkan optimisme industri roda dua terhadap kondisi pasar domestik, meski persaingan semakin ketat dan kendaraan listrik mulai mendapatkan perhatian lebih besar. Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto mengatakan, industri sepeda motor nasional masih berada dalam jalur pertumbuhan jangka panjang yang stabil atau Steady Long-Term Growth. Ilustrasi Yamaha Aerox saat dirakit di pabrik Yamaha “Pasar mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine/ICE) diproyeksi tetap tumbuh di tengah persaingan yang makin ketat, meskipun pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) masih menghadapi tantangannya tersendiri,” kata Hari, di Jakarta, Jumat (20/8/2026). Menurut proyeksi AISI, pertumbuhan pasar motor domestik tidak hanya terjadi pada 2026. Pada 2027, penjualan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 6,5 juta hingga 6,8 juta unit. Pengendara sepeda motor memadati jalur mudik motor di jalan raya Kalimalang, Jakarta, Kamis (27/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022 jalan raya Kalimalang mulai dipadati pemudik yang akan menuju ke Jawa Tengah. Penopang Pasar AISI melihat terdapat sejumlah faktor yang dapat menjaga pertumbuhan pasar sepeda motor nasional dalam beberapa tahun ke depan. Ketahanan ekonomi domestik menjadi salah satu faktor utama. Kondisi ekonomi yang tetap solid diharapkan mampu menjaga tingkat kepercayaan konsumen sekaligus daya beli masyarakat. Selain itu, stabilitas harga komoditas juga menjadi faktor yang diperhitungkan industri. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan konsumsi masyarakat. Ilustrasi booth Yamaha di IIMS 2026 Kebijakan pemerintah, termasuk keberlanjutan penyaluran bantuan sosial, juga menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong aktivitas ekonomi. Kombinasi faktor tersebut membuat AISI tetap optimistis terhadap prospek pasar sepeda motor meski industri menghadapi berbagai tantangan. Motor sport Honda New CBR250RR 7,5 Juta Unit pada 2030 Optimisme AISI bahkan tidak berhenti pada proyeksi 2026 dan 2027. Dalam jangka panjang, industri sepeda motor nasional menargetkan volume penjualan dapat mencapai sekitar 7 juta hingga 7,5 juta unit pada 2030. Proyeksi tersebut menunjukkan industri masih melihat ruang pertumbuhan yang cukup besar untuk kendaraan roda dua di Indonesia. Di tengah tren elektrifikasi, pasar motor bermesin pembakaran internal atau ICE juga diperkirakan tetap memiliki basis konsumen yang kuat. Booth Suzuki di IMOS 2025 AISI menilai pengembangan kendaraan listrik masih menghadapi sejumlah tantangan sehingga proses peralihannya tidak akan berlangsung secara instan. Dengan demikian, kendaraan konvensional dan kendaraan listrik diperkirakan masih akan beriringan dalam beberapa tahun mendatang.