Program mudik gratis Lebaran 2026 dari Kementerian Perhubungan resmi dibuka mulai hari ini, Sabtu (1/3/2026). Masyarakat diimbau segera mendaftar secara online karena kuota terbatas dan akan ditutup jika telah terpenuhi. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan 401 unit bus dengan kapasitas total 15.834 penumpang untuk arus mudik dan balik. “Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026 secara online melalui nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dalam keterangannya dikutip Sabtu (28/2/2026). Berikut syarat pendaftaran mudik gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran hanya dilakukan secara online. Satu akun dapat mendaftarkan maksimal tiga orang peserta (total empat orang termasuk pendaftar) dan satu unit sepeda motor. Peserta wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah (KTP/SIM/KK) saat mendaftar. Peserta hanya dapat memilih satu kota tujuan mudik. Jika memilih arus balik, pendaftaran dilakukan bersamaan saat mendaftar arus mudik (selama kota tujuan tersedia untuk arus balik). Peserta wajib melakukan registrasi ulang atau validasi di posko yang ditentukan maksimal H+3 setelah pendaftaran. Jika tidak melakukan validasi hingga batas waktu, data peserta dinyatakan gugur dan NIK akan diblokir oleh sistem. Cara daftar mudik gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran dilakukan melalui laman nusantara.kemenhub.go.id dengan langkah sebagai berikut: Buka laman nusantara.kemenhub.go.id. Pilih menu Mudik Gratis. Pilih Mudik Gratis Angkutan Jalan. Pilih Layanan Khusus. Pilih penyelenggara Ditjen Perhubungan Darat. Klik ikon Daftar dan peserta akan diarahkan ke aplikasi MitraDarat. Setelah masuk, pilih menu Mudik Gratis. Tentukan titik keberangkatan, kota tujuan, dan tanggal keberangkatan. Setelah pendaftaran berhasil, peserta akan mendapatkan e-ticket atau kode booking. Peserta wajib melakukan registrasi ulang atau validasi di posko yang telah ditentukan. Ilustrasi mudik gratis BUMN 2026. Program ini melayani 34 kota di sejumlah provinsi di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur dengan jadwal keberangkatan 16-18 Maret 2026. Beberapa kota tujuan antaranya Palembang, Padang, Medan, Garut, Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Surabaya, Malang, hingga Tulungagung. Untuk arus balik, keberangkatan menuju Jabodetabek tersedia dari 12 kota, termasuk Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, dan Aceh. Selain itu, pemerintah juga menyediakan fasilitas angkut sepeda motor dengan kapasitas 240 unit untuk rute Purwokerto, Solo, Yogyakarta, dan Wonogiri. Seluruh armada bus yang digunakan telah melalui inspeksi keselamatan (ramp check) guna memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang