Ban Achilles Otoritas keselamatan transportasi Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), kembali mengeluarkan tindakan recall terhadap produk otomotif yang dianggap tidak memenuhi standar. Kali ini, ban buatan Indonesia dari PT Multistrada Arah Sarana Tbk menjadi sorotan karena adanya temuan teknis pada informasi identifikasi produk.NHTSA mengumumkan bahwa ban Achilles ATR Sport 2 harus ditarik dari pasar karena kode Tire Identification Number (TIN) yang tercantum melebihi batas karakter yang diperbolehkan. Akibatnya, ban tersebut tidak dapat didaftarkan oleh pemilik kendaraan, padahal proses registrasi merupakan persyaratan resmi untuk pemantauan keselamatan.Dalam pernyataannya, NHTSA menegaskan bahwa ban tersebut tidak memenuhi Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) No. 574 terkait identifikasi dan pencatatan ban. “Karena ketidaksesuaian ini, produk dianggap tidak memenuhi standar keselamatan federal,” tulis lembaga tersebut dalam pemberitahuannya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 11 Desember 2025. Sebagai langkah perbaikan, konsumen yang merasa ban kendaraannya termasuk dalam daftar recall diminta mendatangi diler terdekat. Pihak diler kemudian akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penggantian atau pengembalian dana secara gratis sesuai prosedur NHTSA. Pemilik kendaraan juga disarankan menghubungi TBC Quality Assurance melalui nomor layanan untuk memastikan apakah ban mereka terdampak recall. Langkah ini dinilai penting mengingat total potensi unit yang terpengaruh mencapai lebih dari 82 ribu ban.Kasus ini bukan pertama kalinya Multistrada menghadapi recall ban di Amerika Serikat. Pada 2018, ban Achilles Desert Hawk Q/P juga harus ditarik karena ditemukan risiko pemisahan pada bagian dinding samping ban yang berpotensi membahayakan pengendara.NHTSA saat itu menjelaskan bahwa ketidaksesuaian dengan FMVSS No. 139 dapat menyebabkan kawat dan lapisan ban terlepas ketika digunakan dalam kondisi tertentu.Situasi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan ban yang serius hingga kecelakaan jika tidak segera ditangani.