Motor listrik Yamaha EC-06 resmi diproduksi. Yamaha akhirnya mengambil langkah nyata di segmen motor listrik dengan memulai produksi massal skuter listrik pertamanya untuk pasar umum. Model bernama EC-06 itu kini sudah dirakit di fasilitas milik River Mobility yang berlokasi di Hoskote, Karnataka, India. Dimulainya proses produksi ini menandai keseriusan Yamaha setelah cukup lama bersikap hati-hati dalam memasuki pasar kendaraan listrik roda dua. Selama beberapa tahun terakhir, pabrikan asal Jepang tersebut memang terlihat belum ingin terburu-buru, meski pasar skuter listrik di India berkembang sangat cepat.Di tengah persaingan yang semakin padat, Yamaha memilih jalur berbeda dibanding rival senegaranya. Honda sempat mencoba peruntungan lewat Activa e dan QC1 sebelum menghentikan keduanya, sementara Suzuki baru saja meluncurkan e-Access dengan banderol yang tergolong tinggi. Yamaha justru menggandeng River Mobility, startup lokal yang dikenal lewat produk River Indie. Tampilan luarnya terlihat lebih ramping dengan lampu depan LED bertumpuk secara vertikal. Desain apron depan dan panel bodi samping juga dirancang khusus, membuatnya tampil lebih simpel dan bersih dibanding River Indie yang mengusung konsep “SUV scooter”. Proses perakitan dilakukan sepenuhnya di pabrik River Mobility di Hoskote. Peluncuran resminya disebut tinggal menunggu waktu, seiring rampungnya persiapan produksi dan distribusi. Meski tampil lebih sederhana, Yamaha tetap mempertahankan fondasi teknis yang sama. EC-06 menggunakan pelek alloy 14 inci dengan ban berprofil tebal, dek kaki rata, serta bagasi berkapasitas 24,5 liter yang ditempatkan di bawah jok.Panel instrumen masih mengandalkan layar LCD dengan fungsi standar. Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di kedua roda, sementara port pengisian daya diletakkan di balik apron depan. Skuter ini juga masih menggunakan anak kunci konvensional tanpa fitur smart key.Untuk dapur pacu, Yamaha EC-06 dibekali baterai berkapasitas 4 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 160 kilometer. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga sekitar 9 bhp dengan kecepatan maksimum 90 km/jam.Tersedia tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power. Pengisian daya membutuhkan waktu sekitar sembilan jam menggunakan charger rumahan, serta sudah dilengkapi fitur Y-Connect berbasis telematika.Hingga saat ini, Yamaha belum mengumumkan harga resmi EC-06. Namun, model ini diproyeksikan menjadi pintu masuk Yamaha ke pasar motor listrik massal dengan karakter ringan, lincah, dan fun khas merek tersebut.