Minat masyarakat terhadap motor bebek ternyata kembali menguat di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Setelah beberapa tahun didominasi skutik premium, khususnya segmen Maxi, tren kini mulai bergeser. Yamaha melihat perubahan ini dipicu oleh kombinasi faktor ekonomi hingga kondisi geografis di sejumlah daerah. Banjir di Taman Kota, Jalan Daan Mogot belum surut sepenuhnya “Jadi premium Maxi itu demand kategorinya turun, bergeser ke bawah,” ujar Presiden Direktur dan CEO Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti, kepada Kompas.com (21/1/2026). Di sisi lain, motor bebek justru menunjukkan kenaikan minat. Menurut Dyon, kondisi cuaca dan karakter jalan di berbagai wilayah turut memengaruhi pilihan konsumen. “Tapi moped (bebek) agak naik, karena mungkin banyak hujan di daerah-daerah. Jadi kan untuk daerah yang banyak lumpur segala macam, jalan banjir,” ujarnya. Yamaha Jupiter Z1 2023 Motor bebek dinilai lebih tangguh dan praktis digunakan di medan yang kurang bersahabat, seperti jalan berlumpur atau tergenang air. Hal inilah yang membuat masyarakat di luar kota besar kembali melirik model-model bebek sebagai kendaraan harian yang andal dan ekonomis. Tekanan daya beli juga menjadi faktor penting di balik pergeseran ini. Yamaha MX King tersedia di diler Dyon menjelaskan bahwa konsumen kini semakin selektif dan cenderung memilih motor dengan harga lebih terjangkau. “Konsumen mulai bergeser dari premium karena daya beli ke model standar, model entry level. Kedua, sepeda motor bebek itu juga naik di pulau-pulau,” ucap Dyon. Perubahan perilaku konsumen tersebut justru membuka peluang bagi model bebek Yamaha yang sebelumnya kurang mendapat sorotan. Seiring tren tersebut, Yamaha rupanya juga telah melakukan penyesuaian harga jajaran motor bebek per Januari 2026. Sejumlah warga di Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tengah memperbaiki jalan rusak di wilayahnya pada Minggu (26/11/2023) Diketahui jalan tersebut merupakan penyambung dua Kabupaten yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, namun jalan tersebut sudah lima tahun lebih tak kunjung diperbaiki MX King 150 kini dibanderol Rp 28.125.000 dari sebelumnya Rp 27.725.000. Jupiter Z1 naik menjadi Rp 21.880.000 dari Rp 21.530.000, sementara Vega Force menjadi Rp 19.800.000 dari sebelumnya Rp 18.850.000. Dengan kombinasi faktor cuaca, kondisi jalan, dan daya beli, motor bebek kembali menemukan momentumnya. Bagi banyak masyarakat, terutama di daerah, motor bebek kini bukan sekadar nostalgia, melainkan solusi rasional untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang