JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Honda sudah meluncurkan Monkey 125 yang modern dan penuh teknologi, bagi sebagian penggemar, sensasi memiliki versi klasiknya tetap tak tergantikan. Salah satu yang paling ikonik adalah Honda Monkey Z50, sepeda motor mungil legendaris yang lahir sejak era 1960-an. Sayangnya, motor ini kini semakin sulit dicari dan harganya makin mahal. Produksinya sudah dihentikan, bahkan di Jepang sendiri unit aslinya mulai langka karena banyak diburu kolektor. Replika Honda Monkey Z50A Bentuknya yang kecil, lucu, dan unik membuat siapa pun yang melihat langsung jatuh hati. Tak heran, generasi Z50 menjadi salah satu seri Monkey yang paling diburu. Salah satu pecinta Monkey klasik adalah Andika Wiryawan, yang memutuskan membuat replika Honda Z50A dengan detail menyerupai aslinya. “Sebetulnya motor yang saya punya itu replika. Namanya replika pasti ada bedanya sama yang ori, tapi secara garis besar frame-nya identik," kata Andika kepada Kompas.com, belum lama ini. Bagi Andika, memiliki replika bukan berarti kehilangan esensi. Justru, memberi ruang untuk berkreasi dan menciptakan motor yang mirip dengan aslinya. Replika Honda Z50A "Motor ini saya beli dari Bali, terus saya oplas ke teman saya yang memang spesialis motor mini. Dia punya banyak part langka yang susah dicari, bahkan bisa dapat lampu depan-belakang ori Jepang. Dalaman mesinnya mirip kayak Astrea,” katanya. “Belum sampai setahun, terus saya ubah, ganti lampu depan-belakang, grip, cover mesin, dan fork pakai part ori. Jadi sekarang udah lumayan, mesinnya juga pakai mesin Honda,” ujarnya. “Tipe replika saya ini belum ada versi Z50A, kalau nggak salah itu generasi ketiga. Bedanya, suspensi belakangnya masih rigid, belum pakai lengan ayun," ujarnya. Secara teknis, motor mungil ini menggunakan mesin Honda Supra yang telah dimodifikasi. Bagian crankcase-nya dibuang dinamo starternya agar tampil lebih ringkas, sementara cover magnet dan kopling memakai part OEM Honda. "Hampir seluruh jeroan mesin juga baru dan orisinal Honda," ujarnya. Replika Honda Z50A Dari sisi bodi, modifikasinya sangat detail. Garpu depan dan pegangan lampu dibuat kustom, sementara lampu depan, sein, dan speedometer memakai part original Z50A. Kemudian braket lampu belakang menggunakan merek Minimoto Jepang, namun lampu dan sein belakang tetap part ori Z50A. Rangkanya powder coating warna merah, dengan fender dan tutup rantai dikrom agar tampak kinclong. belakang dipols, dan pelek memakai bahan aluminium tapak lebar. Suspensi belakang tetap rigid tanpa lengan ayun, sedangkan suspensi depan dibuat pendek agar proporsinya mirip versi klasik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.