Changan Automobile terus memacu pengembangan teknologi cerdas sebagai bagian dari strategi pertumbuhan global mereka. Terbaru, pabrikan asal China ini memperkenalkan Software-Defined Architecture (SDA) Intelligent, sebuah platform teknologi yang dirancang untuk mendefinisikan ulang standar keselamatan kendaraan melalui integrasi sensor canggih, kecerdasan buatan (AI), dan sistem kontrol yang lebih presisi. Pada kunjungan Beijing Auto Show 2026 alias Auto China 2026, saya berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana Changan ingin menunjukkan teknologinya tersebut kepada pengunjung. Changan di ajang Beijing Auto Show 2026 Changan sudah dipersiapkan pojok khusus yang menjelaskan tentang SDA Intelligent, mulai dari SDA Cockpit, SDA Pilot, hingga SDA Chassis. Dijelaskan bahwa SDA Cockpit ditenagai oleh sinematografi level master dan real-time 3D rendering, serta tentunya AI. Sistem ini menghasilkan OS terbaik yang mulus untuk pengoperasian head unit beserta fitur-fiturnya. Sedangkan SDA Pilot, merupakan sistem bantuan pengemudi dengan tingkat keamanan yang tinggi. Teknologi ini yang membantu mobil untuk memiliki kemampuan berkendara seperti manusia dan mampu melakukan parkir otomatis. Changan di ajang Beijing Auto Show 2026 Lalu, SDA Chassis sendiri adalah teknologi yang mengintegrasikan teknologi perangkat keras, termasuk motor listrik, suspensi hidrolik aktif, dan sistem steer-by-wire. Sebagai yang pertama di industri ini dalam memperkenalkan sistem kendali canggih yang meningkatkan stabilitas, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat berkendara secara keseluruhan, sistem kendali ini menghadirkan kabin yang lebih lapang dan nyaman serta pengalaman berkendara yang luar biasa bagi pengemudi dan penumpang. Mengusung prinsip "Keen Perception, Agile Mind, and Precise Execution," SDA Intelligent diposisikan sebagai "otak" kendaraan yang mampu mendeteksi lingkungan sekitar secara komprehensif. Changan di ajang Beijing Auto Show 2026 Kendaraan tidak sekadar berjalan, tetapi mampu memahami situasi jalan serta merespons berbagai skenario, baik kondisi berkendara harian maupun situasi darurat, dengan akurasi tinggi. Berbeda dengan sistem keamanan konvensional, SDA Intelligent mengadopsi pendekatan holistik. Artinya, sistem tidak hanya bekerja untuk pencegahan kecelakaan, tetapi juga mencakup stabilitas berkendara, menjaga kesehatan kabin, memberikan kenyamanan psikologis bagi pengemudi, hingga memastikan keamanan data pengguna. "Secara teknis, SDA Intelligent mengandalkan kombinasi LiDAR dan kamera multi-sudut yang dipadukan dengan kecerdasan buatan," ujar Rijal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia. AI di dalamnya telah dilatih menggunakan data berkendara nyata dalam frekuensi masif, sehingga mampu menghadapi skenario kompleks seperti minimnya jarak pandang, navigasi di jalan sempit, hingga reaksi instan saat pengereman mendadak. Salah satu keunggulan utama terletak pada sistem kontrol sasis dan roda berpresisi tinggi. Respons sistem ini diklaim jauh lebih cepat dibandingkan reaksi manusia, yang menjadi krusial saat menghadapi situasi kritis seperti ban pecah atau melintasi permukaan jalan licin. Changan Group Global Strategy Launch 2026 Implementasi SDA Intelligent menjadi tonggak penting dalam strategi Changan untuk pengembangan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle) dan ekspansi global. Saat ini, teknologi tersebut telah mulai disematkan pada portofolio merek di bawah naungan Changan, seperti Avatr, Deepal, dan Changan Nevo. Lebih jauh, Changan memproyeksikan SDA Intelligent sebagai fondasi bagi pengembangan mobilitas masa depan. Tidak terbatas pada mobil penumpang, sistem ini disiapkan untuk mendukung ekosistem robotika hingga penerbangan rendah, mempertegas komitmen Changan dalam menjadikan keselamatan cerdas sebagai inti dari tahap pertumbuhan perusahaan berikutnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang