Kompas.com mendapat kesempatan menjajal Honda Step WGN selama beberapa hari untuk merasakan langsung kenyamanan MPV bergaya boxy ini. Sebagai mobil keluarga berbasis hybrid, Step WGN memang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh penumpang. Namun, rasa berkendara bagi pengemudi juga tak bisa diabaikan, apalagi bagi mereka yang harus membawa keluarga dalam perjalanan jauh atau menghadapi rutinitas harian yang padat. Honda Step WGN Impresi pertama ketika duduk di balik kemudi langsung terasa berbeda. Visibilitas Step WGN sangat baik berkat kaca depan berukuran besar dan posisi duduk yang cukup tinggi. Pandangan ke depan lapang, sementara ke samping kanan-kiri hingga area belakang pun nyaris tanpa gangguan. Minimnya blind spot membuat pengemudi lebih percaya diri, terutama di lalu lintas padat atau saat perlu berpindah jalur. Honda Step WGN Ketika mobil mulai bergerak, kombinasi mesin 2.0 liter dengan motor listrik memberikan performa yang cukup responsif untuk mobil berukuran besar. Tenaganya hadir dengan halus, bukan agresif. Wajar, sebab mobil ini adalah mobil keluarga. Saat mobil melaju dalam mode EV, suasana nyaris tanpa suara. Peralihan dari motor listrik ke mesin bensin juga berlangsung mulus tanpa hentakan, mencerminkan karakter khas sistem hybrid e:HEV. Honda Step WGN Meski panjang bodinya lebih dari 4,8 meter, Step WGN cukup lincah untuk ukuran MPV besar. Radius putar 5,4 meter menjadi nilai plus yang langsung terasa, terutama saat putar balik di jalan sempit atau manuver keluar-masuk parkir. Karakter setir memang bukan yang paling ringan, apalagi jika dibandingkan dengan merek asal China, namun karakternya terasa mantap dan masih nyaman dalam penggunaan harian. Honda Step WGN Saat melintasi jalan yang rusak, suspensi Step WGN bekerja dengan empuk. Bantingannya berada pada taraf nyaman untuk mobil keluarga, tanpa terasa berlebihan. Di sisi lain, kestabilannya juga patut diapresiasi. Mobil ini terasa "anteng" saat melaju di jalan tol, dengan body roll yang minim meski mobil diajak pindah jalur atau menikung sedikit cepat di area exit tol. Meski begitu, ada satu catatan yang perlu diperhatikan, yaitu dimensinya yang besar menuntut pengemudi lebih berhati-hati saat melintas di area sempit atau ketika mencari posisi parkir. Secara keseluruhan, impresi awal berkendara bersama Step WGN menunjukkan bahwa Honda berhasil menggabungkan kenyamanan keluarga dengan kemudahan pengendalian. Di atas kertas, MPV ini dibekali mesin bensin 2.0L DOHC i-VTEC Atkinson Cycle yang menghasilkan tenaga 143 PS dan torsi 175 Nm, berpadu dengan motor listrik bertenaga 184 PS dan torsi instan 315 Nm. Semua tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi e-CVT yang terkenal halus dan efisien, didukung kapasitas tangki bahan bakar 52 liter untuk menunjang perjalanan jauh. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang