— Perusahaan Otobus (PO) di Indonesia kian berlomba memberikan pelayanan dan fasilitas yang baik bagi para penumpang. Tidak hanya melakukan sejumlah inovasi dan improvisasi bodi bus saat di karoseri, tetapi juga terkait pemilihan sasis. Misalnya, PO Siliwangi Antar Nusa (SAN) lebih banyak menggunakan sasis Scania. Direktur Utama PO SAN, Kurnia Lesani Adnan, mengatakan bahwa sasis premium pabrikan dari Swedia itu paling cocok untuk medan jalan yang dilalui oleh bus AKAP dari PO SAN. "Karena memang harus diakui, dengan kebutuhan kami, Scania yang paling andal, paling tangguh istilahnya. Jadi kita sudah buktikan dengan rute yang kami miliki. Karena tanjakan, turunan, tikungan, dan kondisi jalan yang berlubang atau berlumpur, Scania jauh lebih tangguh. Tapi bukan berarti sasis merek lain jelek," katanya kepada Kompas.com di PO SAN Workshop, Senin (17/11/2025). Pria yang akrab disapa Sani itu mengatakan bahwa sasis merek lain juga punya keunggulan tersendiri. Apresiasi penumpang di HUT-35, PO SAN beri diskon tiket 35 persen, makan gratis hingga doorprize. Hanya saja, saat ini dengan rute yang dimiliki oleh PO SAN, spesifikasi dari sasis Scania yang paling dibutuhkan. Sebab, PO yang berbasis di Bengkulu tersebut melayani berbagai rute di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa dengan kondisi jalan yang berbeda-beda. "Yang jelas, dia (Scania) cocok untuk rute yang tanjakan panjang-panjang. Pada cuaca yang ekstrem, sasis ini juga lebih tahan," katanya. Terkait jumlah bus yang dimiliki, saat ini PO SAN sudah memiliki sekitar 94 unit bus. Dari total tersebut, Sani menyebut ada 40 bus yang digendong oleh sasis Scania. Kemudian ada 19 unit bus dengan sasis Golden Dragon, serta 27 unit bus dengan sasis Mercedes-Benz. Sisanya menggunakan sasis merek lain seperti Hino dan Mitsubishi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.