Yamaha Aerox listrik alias Aerox E resmi diperkenalkan Yamaha Motor India pada November lalu. Produk ini jadi penanda masuknya pabrikan berlambang Garpu Tala ke pasar motor listrik. Di India, Yamaha memposisikan Aerox E sebagai Maxi Sports Electric Scooter, yang menggabungkan karakter sporty khas Aerox dengan teknologi motor listrik. Kehadiran Aerox E menarik perhatian, mengingat nama Aerox sudah punya basis penggemar kuat di Indonesia. Lantas, seberapa besar peluang Aerox listrik ini untuk menyapa pasar Indonesia? Yamaha Aerox Alpha Cybercity dengan generasi Aerox lainnya Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan bahwa untuk saat ini Aerox listrik masih difokuskan sepenuhnya untuk pasar India. “Aerox India memang masih difokuskan untuk India ya. Karena kan bisa dilihat dari desain yang diluncurkan kan berbeda sama kita,” ujar Rifki di Jakarta (20/12/2025). “Dan memang si Aerox ini memang difokuskan untuk produksi di India dan untuk market India,” kata dia. Yamaha Aerox E, motor listrik pertama Yamaha di India Secara spesifikasi, Aerox E dibekali motor listrik bertenaga 9,4 kW dengan torsi puncak 48 Nm. Tenaga tersebut disuplai oleh dua baterai lepas-pasang berkapasitas masing-masing 3 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 106 kilometer. Fitur yang ditawarkan pun tergolong lengkap. Terdapat panel instrumen TFT 5 inci sudah dilengkapi konektivitas Y-Connect dan fitur navigasi. Aerox E memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power, serta fitur Boost untuk akselerasi instan. Tersedia pula Reverse Mode untuk memudahkan manuver mundur. Yamaha Aerox E, motor listrik pertama Yamaha di India Dari sisi tampilan, desainnya lebih dekat dengan Aerox generasi kedua, sehingga berbeda dengan Aerox Ultimate yang dipasarkan di Indonesia. Soal keselamatan dan kepraktisan, Yamaha menyematkan Traction Control System (TCS), rem cakram depan-belakang dengan ABS single channel, smart key, serta port USB untuk mengisi daya gawai. Sebetulnya, wacana motor listrik Yamaha di Indonesia bukan hal baru. Yamaha telah mengenalkan motor listrik konsep E01 sejak 2022. Yamaha unjuk diri di IMOS 2022 dengan menampilkan motor listrik Yamaha E01 lengkap dengan stasiun pengisian baterai sebagai daya tarik utama. Produk ini bahkan sempat diuji coba secara terbatas di beberapa kota. Namun hingga kini, versi produksi massalnya tak kunjung meluncur ke pasar. Di antara anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Yamaha pun tergolong merek yang relatif tertinggal dalam hal penjualan motor listrik. Sebelumnya, Honda sudah lebih dulu memasarkan empat model motor listrik, disusul Kawasaki dengan dua model, serta TVS yang telah menjual satu model motor listrik di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang