Pada kunjungan ke Beijing Auto Show alias Auto China 2026, Kompas.com berkesempatan melihat langsung sedan listrik terbaru dari Toyota, yakni bZ7. Sepekan sebelumnya, Toyota China sudah resmi meluncurkan bZ7. Sedan listrik yang tampilannya mewah ini kabarnya cukup diminati oleh konsumen di China. Sedan listrik Toyota bZ7 di Beijing Auto Show 2026 Secara ukuran, mobil ini memang tergolong masif. Memiliki panjang 5.130 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 3.020 mm, dimensi bZ7 bahkan melampaui Tesla Model S. Sedan listrik Toyota bZ7 di Beijing Auto Show 2026 Menariknya, meski dimensinya lebih besar, bZ7 diposisikan dengan harga yang justru lebih terjangkau dibandingkan Tesla Model 3. Sebagai perbandingan, di pasar China, Tesla Model 3 dibanderol mulai 236.500 yuan atau sekitar Rp 590 jutaan. Beralih ke sektor dapur pacu, bZ7 memang tidak dirancang untuk mengejar akselerasi instan layaknya mobil sport. Fokus utamanya adalah efisiensi dan kenyamanan berkendara. Mobil ini dibekali motor listrik dengan tenaga maksimal 278 hp, yang disokong oleh dua pilihan baterai berjenis LFP (Lithium Iron Phosphate), yakni kapasitas 71 kWh dan 88 kWh. Sedan listrik Toyota bZ7 di Beijing Auto Show 2026 Untuk daya jelajah, bZ7 diklaim mampu menempuh jarak hingga 710 km berdasarkan standar CLTC dalam kondisi tertentu. Dukungan pengisian daya cepat juga menjadi nilai tambah, di mana pabrikan mengklaim baterainya mampu terisi untuk menambah jarak tempuh sejauh 300 km hanya dalam waktu 10 menit. Sedan listrik Toyota bZ7 di Beijing Auto Show 2026 Masuk ke bagian interior, nuansa modern langsung terasa berkat deretan fitur teknologi yang disematkan. Layar sentuh berukuran 15,6 inci menjadi pusat kontrol utama yang menjalankan sistem operasi HarmonyOS dari Huawei. Sistem ini bahkan terintegrasi dengan ekosistem rumah pintar milik Xiaomi. Guna menunjang kenyamanan penumpang, jok depan sudah dilengkapi dengan fungsi pemanas, ventilasi, hingga fitur pijat yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Sedan listrik Toyota bZ7 di Beijing Auto Show 2026 Dari sisi keselamatan, bZ7 dibekali teknologi bantuan pengemudi yang cukup komprehensif. Total terdapat 27 sensor yang mendukung sistem keselamatan aktif kendaraan, mulai dari sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) di bagian atap, radar gelombang milimeter, kamera resolusi tinggi, hingga radar ultrasonik. Secara keseluruhan, dengan kombinasi dimensi yang lapang, fitur berlimpah, serta harga yang kompetitif, bZ7 menjadi salah satu penantang serius yang menarik perhatian di pasar mobil listrik China saat ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang