Hadir dengan desain imut, sisi eksterior Changan Lumin menjadi hal yang menarik perhatian. Kesan tersebut juga disalurkan pada interior, meski lebih menonjolkan sisi fungsionalitas. Mobil listrik mungil ini memang tidak mengedepankan kemewahan, tetapi lebih fokus pada fungsi dan kemudahan penggunaan untuk kebutuhan harian di perkotaan. Di balik setir, terdapat instrumen klaster digital yang menyajikan informasi kendaraan secara ringkas dan mudah dibaca. Changan Lumin Tampilan tersebut menyatu dengan layar infotainment di bagian tengah dasbor yang sudah menggunakan layar sentuh sebagai pusat hiburan dan konektivitas. Nuansa kabin Lumin mengusung konsep minimalis. Mayoritas material interior didominasi plastik, namun tetap diberikan beberapa sentuhan pemanis agar tidak terkesan polos. Interiornya tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Gray-Black dan Light Gray-Orange, yang memberikan kesan modern sekaligus segar. Menariknya, meski merupakan mobil listrik, Changan masih mempertahankan sejumlah tombol fisik untuk fungsi yang paling sering digunakan, seperti pengaturan AC. Changan Lumin Keberadaan tombol fisik ini menjadi nilai tambah, karena pengemudi tidak perlu mengakses semua pengaturan melalui layar sentuh, berbeda dengan tren mobil listrik yang kini cenderung meminimalkan tombol. Untuk fitur, Changan Lumin dibekali layar sentuh berukuran 10,25 inci, Smart Keyless Entry & Start, serta Electronic Gear Shifter yang memberikan kesan modern. Sementara untuk rem tangan, jangan berharap sudah elektrik karena masih mengandalkan versi konvensional. Ketika duduk di kursi pengemudi, jok terasa cukup ergonomis. Namun, pengaturannya masih terbatas, karena hanya bisa digeser maju-mundur tanpa fitur naik-turun. Changan Lumin Setirnya pun bersifat fixed atau tidak dilengkapi pengaturan tilt dan teleskopik. Bagi pengemudi dengan tinggi badan di bawah 170 cm, posisinya mungkin akan terasa sedikit terlalu tinggi. Pengaturan spion pada Lumin juga masih dilakukan secara manual. Untuk baris kedua, ruang duduk masih tergolong manusiawi untuk ukuran mobil listrik mungil. Tinggi badan 170 cm masih bisa duduk dengan nyaman karena headroom cukup lega. Changan Lumin versi Indonesia Namun posisi duduk baris kedua akan lebih nyaman bagi penumpang dengan tinggi badan di bawah 170 cm. Karena hanya memiliki dua pintu, akses keluar-masuk kabin memang tidak semudah mobil empat pintu. Meski begitu, mekanisme pelipatan kursi depan membuat akses ke baris kedua tetap cukup mudah. Kemudian jok baris kedua dapat dilipat ke depan untuk memperluas ruang bagasi menjadi 580 liter, yang tergolong besar di kelasnya dan sangat menunjang kebutuhan mobilitas harian. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang