Pemerintah Malaysia berencana untuk menurunkan pajak jalan kendaraan diesel. Hal ini dilakukan untuk meredam dampak dari kenaikan harga bahan bakar.Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan wacana menurunkan pajak jalan kendaraan diesel sudah dibahas bersama Menteri Transportasi Anthony Loke Siew Fook. Kementerian Transportasi diminta untuk merumuskan rincian pelaksanaannya dalam waktu dekat. "Saya telah meminta Kementerian Transportasi dan Sekretaris Jenderal untuk mencari cara gar dalam waktu dekat kita dapat menurunkan pajak jalan bagi kendaraan diesel. Hal itu bisa dilakukan," demikian kata Anwar dilansir New Strait Times.Anwar mengungkap, ada 1,8 juta unit kendaraan diesel seantero Malaysia. Populasinya relatif kecil dari total kendaraan di negeri jiran itu. Menurut Anwar, pemilik kendaraan diesel kini tengah merasakan beban akibat kenaikan harga BBM diesel yang signifikan."Ada sekitar 1,8 juta kendaraan diesel. Meskipun jumlahnya kecil, mereka menghadapi masalah karena harga solar telah naik," lanjut Anwar.Anwar lebih lanjut mengungkap bahwa menurunkan harga bahan bakar saat ini tak memungkinkan lantaran beban fiskal subsidi yang berat. Pemerintah Malaysia merogoh 7 miliar ringgi per bulan untuk subsidi tersebut."Itu adalah beban tambahan yang harus kami tanggung. Hal ini melibatkan uang publik, uang para pembayar pajak, dan harus dikelola dengan hati-hati," bebernya.Dia menambahkan, bahwa pemerintah akan mempertahankan skema subsidi untuk BBM RON 95. Dia juga menekankan bahwa harga bahan bakar di Malaysia masih relatif rendah dibandingkan dengan negara-negara penghasil minyak. Namun, untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat, maka paling mungkin ditekan adalah pajak."Pada tahap ini, kami tidak mampu menurunkan harga bahan bakar. Tapi pajak jalan adalah bidang di mana kami bisa memberikan keringanan," ujar Anwar.Kini, Kementerian Transportasi Malaysia sedang mengkaji opsi-opsi untuk mengurangi pajak jalan buat kendaraan bermesin diesel. Dengan begitu, pengeluaran masyarakat lebih ringan tapi juga pemerintah tetap mendapat pemasukan."Ini bukanlah sesuatu yang dapat diputuskan dalam semalam. Hal ini melibatkan beberapa implikasi, termasuk seberapa besar pendapatan yang siap dikorbankan pemerintah," pungkas Anthony Loke.