Ada lebih dari setengah juta mobil buatan Indonesia yang dikirim ke 93 negara sepanjang tahun 2025. Torehan itu meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.Mobil buatan Indonesia diminati nyaris 100 negara. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, mobil yang diproduksi di dalam negeri oleh sejumlah produsen itu tembus ke 93 negara pada tahun 2025. Jumlahnya juga meningkat, bila pada tahun 2024 hanya 472.194 unit, tahun 2025 mencapai 518.212 unit. "Pencapaian ekspor yang mencetak rekor di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global. Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat untuk memenuhi permintaan global yang terus tumbuh, sekaligus memperkokoh posisi kita dalam rantai pasok otomotif dunia," ungkap Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika dalam siaran pers yang diterima detikOto.Saat ini, angka produksi mobil di Indonesia tercatat berada di kisaran 1,2 juta unit pada tahun 2025 dan diprediksi akan terus berkembang, Gaikindo optimis penyerapan produksi akan dapat memaksimalkan kapasitas produksi industri otomotif Indonesia yang mencapai angka 2.59 juta unit per tahun.Sepanjang tahun 2025, diketahui ada 11 pabrikan yang mengekspor mobilnya secara utuh alias CBU (Completely Build-up) ke mancanegara. 11 pabrikan itu adalah Toyota, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Hyundai, Suzuki, Honda, Isuzu, Wuling, Chery, Hino, DFSK, dan Mitsubishi Fuso. Catatan ekspor paling banyak dibukukan oleh Toyota dengan total 175.446 unit diikuti Daihatsu sebanyak 124.848 unit, dan di posisi ketiga ada Mitsubishi Motors sebanyak 105.079 unit.Negara tujuannya jelas beragam mulai dari ASEAN seperti Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Vietnam. Kemudian ada juga negara-negara di Timur Tengah seperti Saudi Arabia, Qatar, hingga Uni Emirat Arab. Australia pun tak ketinggalan, masuk dalam daftar negara yang menikmati mobil buatan Indonesia. Jepang juga mengimpor mobil Daihatsu yang diproduksi di Indonesia. Selanjutnya, mobil buatan Indonesia itu juga tembus Amerika Latin.