Mendekati akhir tahun, pasar kendaraan niaga secara nasional masih lesu. Namun demikian, layanan bengkel dan suku cadang justru meningkat. Branch Manager PT Sinar Berlian Auto Graha (diler resmi Fuso di Purwokerto), Sugiyono, mengatakan bahwa penjualan truk di Purwokerto dalam tiga bulan terakhir memang menurun, tetapi bengkel justru bergeliat. "Justru orang menahannya karena waktu ini penjualan 3 bulan terakhir ini agak sedikit turun ya. Mungkin karena kebijakan-kebijakan dan sebagainya," kata Sugiyono di Purwokerto, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. Program Bengkel Siaga Mosaic Campaign hadir di bengkel resmi Mitsubishi yang beroperasi 24 jam penuh di berbagai wilayah Indonesia. "Tapi untuk bengkel sendiri justru tambah ramai. Jadi orang perbaikan dan suku cadang itu malah lebih bagus, dibandingkan hari biasa," katanya. General Manager of Business Communication PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (distributor resmi Mitsubishi Fuso), Sudaryanto, menilai hal ini sebagai konsekuensi untuk menjaga kinerja kendaraan. "Bisa jadi karena nggak beli yang baru, maka yang lama diservis terus," katanya. Sudaryanto menjelaskan bahwa saat ini Fuso menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar truk ringan (light duty truck/LDT) di Purwokerto, Jawa Tengah. Fasilitas perakitan Mitsubishi Fuso di PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM) dan PT Mitsubishi Krama Yudha Motors and Manufacturing (MKM). “Terkait pasar Fuso di Purwokerto, untuk LDT kami masih sekitar 70 persen pangsa pasar,” ujarnya. LDT adalah truk kelas ringan yang dirancang untuk membawa muatan berkapasitas kecil hingga menengah, dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 5-10 ton. Adapun model LDT andalan Mitsubishi adalah Fuso Canter, yang dirancang sebagai truk ringan dengan GVW antara 5,2 hingga 8,5 ton, sesuai untuk segmen ekspedisi, pertanian, serta usaha ringan lainnya. Bicara mengenai pasar truk, market secara nasional sampai akhir tahun ini masih menorehkan kinerja lesu. Data Gaikindo mencatat, penjualan wholesales truk di Indonesia turun 16 persen (year-on-year/yoy) menjadi 45.466 unit sepanjang 10 bulan 2025. Angka ini lebih rendah dari periode yang sama pada 2024 sebesar 54.427 unit. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang