Xforce Hybrid hadir sebagai penantang baru di segmen SUV elektrifikasi ringkas, sekaligus menjadi mobil pertama Mitsubishi yang mengusung teknologi hybrid di Indonesia. Meski sekilas tampilannya mirip dengan versi sebelumnya, jika dicermati lebih detail terdapat banyak perubahan yang dilakukan Mitsubishi. Tak sekadar menambahkan emblem hybrid, pabrikan juga meningkatkan sejumlah sektor untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih baik. Karena itu, tak heran bila Xforce Hybrid menjadi salah satu sorotan di antara deretan mobil baru yang tampil pada GIIAS 2026, yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD, Tangerang. Comfy Xforce Hybrid GIIAS 2026 Berkesempatan menjajal singkat di kawasan BSD City, redaksi memanfaatkan momen ini untuk merasakan peningkatan kenyamanan berkendara Xforce Hybrid. Perubahan paling signifikan di interior adalah hadirnya frameless panoramic roof yang langsung menyambut pengemudi dan penumpang saat pintu dibuka. Selain itu, penggunaan e-Shifter atau shift-by-wire membuat area konsol tengah terlihat lebih modern dan elegan, lengkap dengan sejumlah tombol fungsi di sekelilingnya. Menariknya, unit yang digunakan redaksi merupakan varian Premium Package yang telah dibekali delapan speaker Yamaha Premium Audio. Mitsubishi New Xforce Hybrid Sistem audio tersebut membuat pengemudi dan penumpang dapat menikmati musik dengan lebih nyaman selama perjalanan. Mitsubishi juga melakukan penyempurnaan insulator di beberapa bagian kabin sehingga mampu meredam suara dari luar. Hasilnya, kabin Xforce Hybrid terasa jauh lebih senyap. Suara mesin maupun kebisingan dari luar berhasil direduksi sehingga suasana berkendara menjadi lebih nyaman. Agresif Soal rasa berkendara, seperti yang telah dibahas sebelumnya, performa Xforce Hybrid dengan mesin 1.600 cc terasa lebih responsif sejak putaran bawah. Apalagi sistem hybrid generasi kedua milik Mitsubishi lebih memprioritaskan kerja motor listrik sehingga torsi instan langsung terasa sejak awal akselerasi. Tak hanya itu, dengan menjadikan motor listrik sebagai penggerak utama dan meminimalkan kerja mesin bensin, konsumsi bahan bakarnya juga berpotensi lebih efisien. Mitsubishi New Xforce Hybrid Apalagi didukung transmisi Dual Transaxle dengan dua rasio, yakni low gear dan high gear, yang membuat motor listrik tetap bekerja optimal baik saat berakselerasi pada kecepatan rendah maupun ketika melaju lebih cepat. Perubahan lain yang cukup terasa adalah karakter handling dan bantingan suspensinya. Hal ini dicapai berkat penyetelan ulang damper yang membuat proses rebound atau saat suspensi kembali ke posisi semula terasa lebih lembut. Xforce Hybrid GIIAS 2026 Meski belum dapat membuktikan seberapa irit konsumsi bahan bakarnya, dari pengetesan singkat di GIIAS 2026, Xforce Hybrid memang terasa lebih fun to drive dibanding versi sebelumnya.