Banyak pemilik mobil langsung menggunakan kendaraannya di pagi hari tanpa sempat mengecek kondisi dasar mesin. Kebiasaan yang terlihat sepele ini sering terjadi pada mobil harian, terutama yang dipakai rutin untuk bekerja atau antar-jemput. Akibatnya, berbagai masalah kecil luput terdeteksi dan baru diketahui setelah muncul kerusakan yang lebih serius. Menurut Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, pemeriksaan ringan sebelum mobil dipakai sangat penting untuk mengetahui kondisi kendaraan secara keseluruhan. “Banyak orang itu cuma nyalain mobil terus jalan aja. Padahal ada beberapa komponen yang wajib dicek setiap pagi supaya kita tahu kondisi mobil sehat atau enggak. Jangan sampai pas dipakai baru ketahuan olinya kurang atau radiator kosong,” kata Lung Lung kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2026). Lung Lung mengatakan, salah satu komponen yang paling penting diperhatikan adalah oli mesin. Pemeriksaan bisa dilakukan melalui dipstick untuk melihat level sekaligus kondisi warna oli. Menurut dia, oli yang volumenya sudah mendekati batas bawah sebaiknya segera ditambah. Sebab, kekurangan oli dapat membuat pelumasan mesin tidak maksimal dan memicu kerusakan komponen internal. Ilustrasi mobil di garasi rumah Ia bahkan pernah menemukan mobil dengan sisa oli mesin hanya sekitar satu liter karena pemilik atau pengemudinya tidak pernah melakukan pengecekan rutin. “Kalau oli di bawah batas minimum itu jangan disepelekan. Harus dicek juga kenapa bisa berkurang. Bisa ada kebocoran atau mesin memang makan oli,” ujarnya. Selain oli mesin, Lung Lung juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi air radiator. Radiator yang kekurangan cairan pendingin bisa membuat suhu mesin cepat naik, terutama saat mobil digunakan dalam perjalanan jauh atau kondisi macet. Ilustrasi radiator pada mobil. Menurut dia, pengemudi juga perlu memperhatikan warna asap knalpot saat mesin mulai panas. Asap putih, hitam pekat, atau kebiruan dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem pembakaran. “Kalau asapnya sudah enggak normal dan terus muncul saat mesin panas, biasanya ada masalah di pembakaran atau komponen mesin. Lebih cepat dicek tentu lebih bagus sebelum kerusakannya makin besar,” kata Lung Lung. Tak hanya itu, kondisi aki, tekanan ban, minyak rem, hingga lampu kendaraan juga perlu dicek setiap hari. Pemeriksaan tersebut dinilai tidak memakan waktu lama, tetapi bisa membantu mencegah mobil mogok atau mengalami kerusakan fatal di jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang