Yamaha kembali membuka ruang pengembangan di segmen skutik Maxi, dengan membenamkan teknologi “turbo” melalui Yamaha Electronic Continuously Variable Transmission (YECVT) ke model lain. Setelah hadir di NMAX dan Aerox, kini muncul pertanyaan apakah Yamaha Lexi bakal menjadi model berikutnya yang kebagian fitur tersebut? Hal ini karena Lexi menjadi satu-satunya skutik Maxi Yamaha bermesin 155 cc yang belum dibekali YECVT. Salah satu ubahan yang paling kentara dari NMAX Turbo adalah kehadiran teknologi baru Yamaha Electric Continuosly Variable Transmission (YECVT). Fitur ini membuat fungsi roller pada CVT konvensional tidak diperlukan lagi Padahal, teknologi ini terbukti memberi warna baru pada NMAX dan Aerox, terutama dari sisi akselerasi dan sensasi berkendara. Saat dikonfirmasi, Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan, pihaknya tak sepenuhnya menutup peluang menghadirkan Lexi Turbo. "Lexi Turbo? Memang butuh ya? Mungkin kita bisa pertimbangkan lah, teknologi kan kita sudah punya tapi kita harus lihat dulu animo pasarnya bagaimana," ujar Rifki di Jakarta (20/12/2025). Yamaha Lexi LX 155 "Karena kan dengan penambahan fitur tersebut, kalian bisa lihat lah, permintaannya kan cukup tinggi ya. Itu kita juga harus benar-benar cermat menyikapinya," kata dia. Menurut Rifki, adopsi YECVT pada NMAX dan Aerox berdampak positif terhadap minat konsumen. Teknologi baru ini bukan sekadar penyegaran tampilan, melainkan memberi nilai tambah yang nyata. "Ya lumayan lah, kita bisa memberikan angin segar baru terhadap produk itu sendiri. Jadi bukan ganti baju saja, tapi bonus lain," ucap Rifki. Bagasi Yamaha Lexi LX 155 Sebagai informasi, Yamaha Lexi saat ini dipasarkan dalam tiga varian, yakni Standard, S Version, dan ABS Connected. Harga on the road Jakarta berada di kisaran Rp 26 jutaan hingga Rp 31 jutaan, menjadikannya salah satu Maxi Yamaha yang menyasar konsumen perkotaan dengan kebutuhan mobilitas harian. Teknologi “turbo” Yamaha sendiri sejatinya berbeda dengan turbo pada mobil. YECVT bekerja dengan bantuan motor listrik di sistem transmisi untuk menggerakkan pulley depan, menggantikan peran roller konvensional. Hasilnya, respons akselerasi terasa lebih instan. Shift di saklar sebelah kiri Nmax Turbo, fitur yang bisa mengubah karakter motor dengan seketika. Fitur ini dilengkapi Y-Shift dengan tiga tingkat dorongan akselerasi, Low (1), Medium (2), dan High (3), yang berguna untuk menyalip atau menghadapi tanjakan. Selain itu, tersedia dua mode berkendara, yakni T-Mode (Town Commuting) untuk penggunaan harian di perkotaan dan S-Mode (Sport Touring) untuk kebutuhan touring, jalan menanjak, berboncengan, hingga manuver agresif. Kini, keputusan menghadirkan Lexi Turbo tampaknya tinggal menunggu satu hal, yaitu seberapa besar animo pasar yang benar-benar siap menyambutnya. Bisa jadi, Lexi terbaru nanti adalah motor Yamaha paling terjangkau yang telah mendapat teknologi “turbo” alias YECVT. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang