Omoda memperkenalkan mobil listrik terbarunya, Omoda O4 EV, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Meski belum mengumumkan harga resmi, pabrikan mulai memberikan gambaran mengenai posisi produk tersebut di pasar Indonesia. Head of Sales Omoda Jaecoo Indonesia, Willy Winawan, mengatakan, secara posisi produk Omoda O4 EV akan berada di atas Jaecoo J5, terutama dari sisi fitur dan teknologi yang ditawarkan. Omoda O4 EV. Segmentasi Produk “Secara positioning, Omoda 4 ini secara fitur di atas dari J5. Jadi, mungkin teman-teman media bisa berekspektasi harganya tidak terlalu dekat dengan J5. Terutama ini juga mobil dengan AI pertama di Indonesia,” ucap Willy di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Meski begitu, Willy mengatakan harga resmi Omoda O4 EV baru akan diumumkan pada Oktober 2026. Pada kesempatan yang sama, Business Unit Director Omoda Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengatakan pihaknya akan menawarkan harga yang kompetitif bagi konsumen Indonesia. "Saya pikir kami akan memberikan harga yang sangat bagus untuk konsumen di Indonesia. Dan seperti yang sudah disampaikan oleh Head of Sales kami, SPK sudah dimulai dari sekarang. Kami juga akan mengambil pelajaran dari SPK J5,” ucap Jim Ma. Sementara itu, Omoda telah membuka surat pemesanan kendaraan (SPK) secara online di laman resmi mereka untuk O4 EV selama penyelenggaraan. Target SPK Willy menjelaskan, perusahaan menargetkan memperoleh 1.000 SPK untuk Omoda O4 EV selama pameran berlangsung di ICE BSD. “Target kita untuk saat ini untuk Omoda O4 ini, kita targetkan seperti tadi 1.000 SPK di GIIAS sendiri. Tapi belum termasuk di luar kota juga. Jadi kita berharap semoga bisa dapat 2.000 SPK selama periode GIIAS secara nasional,” ucap Willy. Dengan harga resmi yang masih dirahasiakan, Omoda berharap tingginya minat konsumen selama GIIAS 2026 dapat menjadi modal awal untuk memperkuat penetrasi O4 EV di pasar kendaraan listrik Indonesia.