Tren pasar otomotif nasional, khususnya untuk segmen Sport Utility Vehicle (SUV) dan truk ringan, terus menunjukkan gairah yang positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan nasional tumbuh sebesar 12,8 persen pada periode Januari-Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meningkatnya preferensi masyarakat terhadap mobil tangguh ini tentu harus diimbangi dengan pemilihan komponen yang tepat, salah satunya adalah ban. Mengingat geografis lintasan Nusantara sangat beragam. Menjawab tantangan tersebut, PT Hankook Tire Sales Indonesia membagikan sejumlah tips penting agar pemilik SUV dan truk ringan mendapatkan performa berkendara yang optimal, aman, dan nyaman.   Toyota Fortuner diesel Kenali DNA Kendaraan dan Rute Harian Langkah awal sebelum mengganti ban adalah memetakan rute perjalanan yang paling sering Anda lalui. Karakteristik berkendara setiap orang berbeda, dan setiap jenis ban diproduksi dengan spesifikasi khusus untuk peruntukan medan yang berbeda pula. "Setiap ban memiliki DNA dan peruntukannya sendiri. Harapan kami, konsumen bisa lebih jeli dan percaya diri dalam memilih ban yang paling pas dengan tipe kendaraan, gaya berkendara, serta rute harian mereka," ujar Liesly, Product and Marketing Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026). Pilih Ban All-Terrain (AT) untuk Fleksibilitas Dua Medan Jika mobil SUV Anda difungsikan sebagai kendaraan multi-purpose yang tangguh di jalan kota namun sesekali harus melewati jalanan tanah atau berbatu, ban tipe All-Terrain (AT) adalah jawabannya. Ban kategori ini, seperti Hankook Dynapro AT2 Extreme, dikembangkan untuk memberikan keseimbangan performa *on-road* maupun off-road. Pola tapaknya yang agresif membantu meningkatkan traksi di permukaan berpasir dan berbatu, namun konstruksi modernnya tetap mampu meredam kebisingan secara optimal ketika melaju di jalan tol perkotaan. Gunakan Ban Mud-Terrain (MT) untuk Tantangan Off-Road Ekstrem Bagi para pencinta petualangan off-road berat atau yang sering mengoperasikan kendaraannya di area operasional komersial seperti perkebunan dan pertambangan, ban tipe Mud-Terrain (MT) menjadi opsi mutlak. Ban jenis ini memiliki desain tapak yang dalam dengan jarak antar-blok yang lebar untuk membantu membuang lumpur secara efektif (self-cleaning) agar ban tidak mudah selip. Pastikan ban pilihan Anda memiliki fitur perlindungan tambahan seperti stone ejector untuk membuang batu yang tersangkut, serta dinding samping (sidewall) yang diperkuat untuk meminimalisasi risiko sobek akibat benturan batu tajam. Ketangguhan ini terbukti saat diuji langsung pada medan ekstrem Lava Tour Semeru, Lumajang. "Saat melintasi jalur berair, ban mampu memberikan traksi yang baik sehingga kendaraan tetap napak dan tidak mudah selip. Di medan berbatu pun tetap terasa nyaman dan stabil," ungkap Rudi Santosa dari Komunitas Ves Malang Raya. Prioritaskan Ban Highway-Terrain (HT) atau Premium Touring untuk Aspal Kota Sebaliknya, apabila SUV Anda murni menjadi komuter harian di jalan beraspal perkotaan, pilihlah ban tipe Highway-Terrain (HT) atau Premium Touring. Ban ini didesain khusus untuk mengejar kenyamanan maksimal, kesenyapan kabin, serta efisiensi pengereman yang prima. Untuk SUV premium, disarankan memilih ban dengan teknologi 3D sipes (seperti pada lini Dynapro HPX) yang mampu meningkatkan performa pengereman hingga 15 persen di jalan basah dan memperpanjang usia pakai ban. Sementara untuk SUV jenis ladder frame atau pikap yang sering membawa beban berat, pilihlah ban dengan distribusi tekanan tapak yang merata guna menjaga stabilitas dan daya angkut (load capability) yang tinggi.