- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi punya ide tentang layanan di kantor Samsat. Ia ingin menciptakan proses pembayaran pajak kendaraan di Samsat bisa seperti bank. Konsep yang diharapkan yakni mudah, cepat dan tidak ribet. Menurut Dedi, langkah perbaikan sudah mulai terlihat setelah adanya surat edaran yang membolehkan warga membayar pajak tahunan tanpa harus membawa KTP pemilik pertama. "Seluruh langkah ini merupakan upaya membangun kemudahan agar warga Jawa Barat mudah dalam membayar pajak kendaraan," ucap Dedi di keterangan tertulisnya, (10/4/26) disitat dari Kompas.com. "Mereka itu mau bayar pajak. Mau bayar pajak kenapa harus dibuat menjadi berbelit?" sambung Dedi. Orang nomor satu di Jawa Barat itu ingin pelayanan Samsat bisa meniru kemudahan seperti yang diberikan perbankan kepada nasabahnya. Dedi menyebut, masyarakat menyukai bank karena semua urusan dibuat sederhana, mulai dari ambil uang, mengganti kartu ATM hingga buku tabungan. "Kita harus belajar dari perbankan, ke bank ngambil uang nggak usah buku, bawa buku tabungan cukup bawa ATM. Ganti ATM mudah, ganti buku tabungan mudah, transfer mudah, semuanya dimudahkan," ucapnya. Ia juga menekankan, meski sistem perbankan punya standar keamanan tinggi, tetapi layanan dibuat mudah.