Hujan deras mengguyur hampir sebagian besar wilayah Jakarta sejak pagi hari. Kondisi cuaca tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama pergerakan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama yang sempat mengalami kepadatan. Curah hujan yang tinggi membuat lalu lintas di berbagai titik ibu kota berjalan lebih lambat dari biasanya. Beberapa ruas jalan arteri dan akses menuju pusat kota dilaporkan padat, seiring meningkatnya volume kendaraan yang melambat akibat kondisi jalan basah dan jarak pandang terbatas. Memasuki siang hari, tepatnya sekitar pukul 11.00 WIB, intensitas hujan mulai menurun. Seiring dengan itu, kondisi lalu lintas perlahan membaik. Arus kendaraan di sejumlah ruas utama, termasuk jalan tol dalam kota, mulai kembali bergerak lebih lancar dibandingkan pagi hari. Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta, Senin (12/1/2026) pagi, menyebabkan kemacetan panjang di Tol Wiyoto Wiyono. Tol dalam kota yang sebelumnya sempat mengalami antrean di beberapa titik kini berangsur kondusif. Kepadatan yang terjadi lebih disebabkan oleh peningkatan volume kendaraan, bukan akibat gangguan teknis atau kondisi darurat di jalan tol. Pantauan dari media sosial juga menunjukkan sempat terjadinya kemacetan di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta. Unggahan pengguna jalan memperlihatkan antrean kendaraan di beberapa segmen, terutama pada jam-jam sibuk saat hujan masih turun. Panji Satriya, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cililitan Jakarta, mengatakan, kondisi lalu lintas ruas Tol Jagorawi sejauh ini ramai lancar. "Beberapa titik ada kepadatan karena volume lalu lintas saja, terutama arah Jakarta," ujar Panji, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/1/2026). Terkait potensi genangan atau banjir, Panji menambahkan bahwa meskipun hujan sempat turun cukup deras, hingga kini ruas Tol Jagorawi masih terpantau aman. Tidak ada laporan genangan air yang mengganggu kelancaran lalu lintas, sehingga pengguna jalan tetap dapat melintas dengan normal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang