Honda kembali memancing perhatian pecinta motor sport dengan menghadirkan dua model baru di kelas menengah, yakni CB400 Super Four E-Clutch Concept dan CBR400R Four Concept. Dilansir dari Visordown (28/3/2026), keduanya diperkenalkan dalam ajang Osaka Motorcycle Show 2026 dan langsung menarik perhatian karena mengusung mesin empat silinder yang kini mulai langka di kelas 400 cc. Kehadiran dua model ini seakan menjadi sinyal bahwa Honda masih melihat potensi besar di segmen motor sport menengah, khususnya bagi pengendara yang menginginkan sensasi mesin multi-silinder tanpa harus naik ke kelas 600 cc ke atas. Honda CB400 Super Four E-Clutch Concept Secara tampilan, CB400 Super Four terbaru terlihat mengadopsi DNA desain dari Honda CB1000F, yang lebih dulu meluncur di pasar global. Sementara itu, CBR400R Four tampil sebagai versi fairing yang lebih sporty, diposisikan di bawah Honda CBR650R. Meski masih berstatus konsep, Honda tampaknya cukup serius mengembangkan kedua model ini. Terbukti, keduanya juga dijadwalkan tampil di Tokyo Motorcycle Show 2026, yang biasanya menjadi panggung lanjutan sebelum motor benar-benar masuk jalur produksi. Dari sisi teknis, Honda menyematkan mesin empat silinder segaris yang telah didesain ulang. Serta terdapat beberapa teknologi modern yang ikut disematkan. Honda CB400 Super Four E-Clutch Concept Di antaranya seperti throttle-by-wire dan sistem E-Clutch, yang memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa perlu menarik tuas kopling secara manual. Hasilnya, akselerasi, perpindahan gigi, hingga pengereman menjadi lebih halus dan praktis, terutama untuk penggunaan harian. Lalu, berapa kira-kira harga jika motor ini masuk Indonesia? Sebagai gambaran, CB1000F di Inggris dijual sekitar 10.599 poundsterling atau setara Rp 210 jutaan. Ilustrasi Honda CBR400R Four terbaru Untuk kelas 400 cc, tentu harganya akan lebih rendah. Jika mengacu pada positioning dan teknologi yang dibawa, harga CB400 Super Four dan CBR400R Four kemungkinan berada di kisaran Rp 200 jutaan hingga Rp 300 jutaan. Namun angka tersebut masih bersifat prediksi. Jika benar masuk pasar Tanah Air, harga bisa dipengaruhi berbagai faktor seperti pajak, status impor (CBU atau CKD), serta strategi positioning Honda di segmen motor sport. Honda CBR400R E-Clutch Menariknya, peluang kedua motor ini hadir di Indonesia tetap terbuka. Apalagi tren motor bergaya retro dan sport fairing kelas menengah mulai kembali dilirik, sementara model seperti GB350S saja mampu mencuri perhatian di pasar global. Jika benar diproduksi massal, CB400 Super Four bisa menjadi opsi bagi penggemar naked bike klasik modern, sementara CBR400R Four berpotensi menjadi pilihan baru bagi pecinta motor sport fairing dengan karakter mesin halus khas empat silinder. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang