Harga sedan Honda Accord PHEV turun Rp 200 jutaan di China. Diskon harga itu berlaku terbatas.Harga sedan plug-in hybrid (PHEV) Honda Accord di China jadi lebih murah. Kini sedan garapan perusahaan patungan Honda dan GAC itu dibanderol 138.800 yuan atau setara dengan Rp 340 jutaan. Harganya itu turun 100.000 yuan atau sekira Rp 245 jutaan dari harga retail 238.800 yuan berkat diskon yang ditebar perusahaan. Bahkan disebutkan ini merupakan diskon harga terbesar yang diumumkan oleh grup patungan Honda dan GAC pada awal tahun 2026, demikian dilaporkan 36kr seperti dikutip Car News China.GAC Honda menyebut bahwa Accord PHEV yang didiskon ini merupakan bagian dari promosi ulang tahun yang menandai sejarah global Accord selama 50 tahun. Namun demikian, perusahaan juga tak merinci berapa alokasi produksi untuk Accord PHEV dengan diskon ini.Diskon besar ini menarik perhatian, sebab persaingan harga di pasar otomotif China makin ketat khususnya di segmen harga 100.000-150.000 yuan pada kuartal pertama tahun 2026. Kalau berkaca pada data penjualan, Accord PHEV itu mengalami penurunan. Menurut data produksi dan penjualan yang dirilis induk GAC Group ada Januari 2026, GAC Honda menjual 4.558 unit atau turun 69,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun penjualan sepanjang tahun 2025 sebanyak 351.900 unit atau turun 25,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Bernaung di bawah grup yang sama, GAC Aion justru mencatat kenaikan penjualan pada Januari 2026. Kenaikannya cukup meroket yakni mencapai 171,63 persen atau sekitar 21.600 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Penyesuaian harga ini sejatinya tak hanya dilakukan Honda. Perusahaan patungan pabrikan Jepang dan China lain juga melakukan hal serupa. Misalnya GAC Toyota yang memberikan diskon terbatas sebesar 22.000 yuan untuk RAV4 sekaligus memberikan insentif.Dongfeng Nissan juga demikian, memberikan diskon 21.000 yuan untuk sedan Teana dan diskon 10.000 yuan untuk Sylphy. Dalam data yang dirilis Asosiasi Dealer Mobil China, menunjukkan bahwa indeks konsumsi otomotif berada di level 31,1 pada Januari 2026. Ini merupakan level terendah dalam sejarah. Untuk itu para produsen domestik maupun global memberikan insentif pembiayaan dengan bunga rendah. Termasuk juga menebar diskon untuk menaikkan penjualan.