Harga Pertamina Dex naik dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter. Kenaikan sebesar Rp 4.050 per liter atau sekitar 19,1 persen ini membuat pemilik mobil diesel perlu lebih memperhatikan konsumsi BBM agar pengeluaran tidak semakin besar. Selain menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menjaga konsumsi BBM mobil diesel tetap efisien, mulai dari gaya berkendara hingga perawatan mesin. Muchlis, pemilik bengkel spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo, mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan pemilik mobil diesel untuk menghemat BBM. “Ada beberapa tips agar BBM lebih hemat untuk mobil diesel. Pertama, jaga kecepatan tetap stabil dan hindari terlalu sering gas serta rem secara agresif,” ucapnya kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2026). Selain memperhatikan gaya berkendara, kondisi mesin juga perlu dijaga. Salah satunya dengan melakukan perawatan secara rutin. Ilustrasi mobil diesel mengisi Biosolar di SPBU Pertamina “Servis mesin secara rutin. Mesin yang sehat membantu pembakaran lebih efisien,” ucapnya. Selain itu Muchlis juga mengatakan, pemilik mobil diesel juga perlu memperhatikan kondisi filter udara. Komponen tersebut berperan dalam memasok udara yang dibutuhkan dalam proses pembakaran mesin. “Cek dan bersihkan filter udara. Filter yang kotor dapat membuat mesin bekerja lebih berat,” ucapnya. Selain filter udara, tekanan ban juga perlu diperiksa secara berkala. Tekanan ban yang tidak sesuai standar dapat memengaruhi beban kerja kendaraan dan berdampak pada konsumsi BBM. “Pastikan tekanan ban sesuai standar. Ban kurang angin dapat meningkatkan konsumsi BBM,” kata Muchlis. Selanjutnya, sistem injeksi diesel juga tidak boleh luput dari pemeriksaan. Kondisi injector yang bermasalah dapat memengaruhi proses pembakaran di dalam mesin. Terakhir, Muchlis menyarankan pemilik mobil diesel memperhatikan kondisi EGR dan intake, terutama jika sudah terdapat penumpukan karbon. “Penumpukan karbon dapat mengganggu aliran udara dan performa mesin,” ucapnya. Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih halus dan melakukan perawatan secara rutin, konsumsi BBM mobil diesel diharapkan tetap efisien. Perawatan tersebut juga penting untuk menjaga performa mesin dan mencegah munculnya masalah akibat komponen yang tidak terawat.